Seorang warga negara Australia berinisial J mengamuk di Bandara Internasional Ngurah Rai pada Kamis (16/4) dini hari akibat pengaruh alkohol.
J diketahui baru saja mendarat dari Australia. Ia kemudian mengonsumsi minuman beralkohol dan membuat kegaduhan dengan berteriak-teriak di terminal kedatangan internasional Bandara Ngurah Rai.
Pihak keamanan bandara selanjutnya mengamankan J dan membawanya ke Polres Bandara. Sekitar pukul 08.30 Wita, petugas Satpol PP Badung menjemput J untuk dibawa ke Kantor Satpol PP BKO Kuta untuk pemeriksaan lebih lanjut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia memang mengamuk karena sempat kena pengaruh alkohol," ujar Komandan Regu Satpol PP Badung BKO Kuta, I Wayan Suantara, saat dihubungi detikBali, Jumat (17/4/2026).
Saat diperiksa, tidak ditemukan tanda-tanda gangguan kejiwaan. J juga mengakui bahwa dirinya mengamuk karena dalam kondisi mabuk setelah mengonsumsi whisky.
"Itu pun dia tidak menyadari dirinya kalau sempat bikin kegaduhan. Istilahnya lose control," katanya.
Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban luka maupun kerusakan fasilitas. J hanya berteriak-teriak di lokasi.
Menurut pengakuannya, ia datang sendiri ke Bali. Saat itu, J mengaku sedang memiliki masalah dengan istrinya di Australia, sehingga mencoba mengonsumsi minuman beralkohol.
"Dia sebenarnya bukan peminum atau perokok. Dia karena ada masalah sama istrinya di negaranya. Akhirnya dia coba-cobalah artinya minum whisky. Menurut pengakuannya dia," jelasnya.
J diketahui telah memesan hotel di kawasan Uluwatu. Selanjutnya, ia diantar oleh petugas Satpol PP wilayah Kuta ke lokasi hotel tersebut.
(dpw/dpw)










































