detikBali

Kemenhaj Bongkar Modus Penipuan Haji di Lombok Timur

Terpopuler Koleksi Pilihan

Kemenhaj Bongkar Modus Penipuan Haji di Lombok Timur


Sanusi Ardi - detikBali

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lombok Timur, Makinudin Masud.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lombok Timur, Makinudin Masud. (Foto: Sanusi Ardi/detikBali)
Lombok Timur -

Modus penipuan dengan iming-iming percepatan keberangkatan haji mulai menyasar calon jemaah haji (CJH) di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pelaku bahkan mengaku sebagai petugas Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).

"Para pelaku mengaku sebagai petugas dari Kemenhaj. Supaya masyarakat berhati-hati, karena banyak sekarang modusnya," kata Kepala Kantor Kemenhaj Lombok Timur, Makinudin Masud, Selasa (14/4/2026).

Aksi penipuan ini umumnya dilakukan melalui sambungan telepon dari nomor baru. Pelaku menawarkan bantuan perbaikan dokumen sekaligus menjanjikan keberangkatan haji lebih cepat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka menawarkan perbaikan dokumen dan juga menjanjikan percepatan keberangkatan. Biasanya dari telepon dan nomor baru yang menghubungi langsung," jelas Makinudin.

ADVERTISEMENT

Pihak Kemenhaj Lombok Timur telah menerima laporan dari masyarakat terkait modus tersebut. Sejauh ini, tiga orang telah datang mengadu setelah dihubungi oleh pihak tak dikenal yang mengatasnamakan petugas Kemenhaj.

"Sudah ada yang melapor sebelumnya ada dua orang, dan hari ini ada satu orang lagi yang melapor, mereka mengaku menerima telepon dari orang yang tidak dikenal, yang mengaku sebagai petugas dari Kemenhaj. Untung saja masyarakat langsung melapor sehingga tidak ada kerugian materil," pungkas Makinudin.

Makinudin menegaskan, tawaran percepatan keberangkatan haji dipastikan tidak benar. Ia memastikan tidak ada mekanisme resmi yang memungkinkan seseorang berangkat haji tanpa melalui antrean.

"Tidak ada celah, tidak ada pihak resmi yang bisa memberangkatkan orang haji dengan waktu langsung daftar lalu berangkat. Harus melalui proses waiting list. Apabila yang menawarkan hal itu, saya pastikan itu bohong dan modus penipuan," terang Makinudin.

Ia mengimbau masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Jika menerima tawaran serupa, masyarakat diminta segera melakukan konfirmasi langsung ke kantor Kemenhaj.

"Mohon kalau ada informasi mengatasnamakan Kementerian Haji dan Umrah yang menjanjikan percepatan pemberangkatan, laporkan ke kami. Tidak ada dalil sedikit pun yang membenarkan informasi itu. Lebih baik konfirmasi langsung ke kantor kami," imbuhnya.




(dpw/dpw)










Hide Ads