Presiden Prabowo Subianto mengecam keras serangan di Lebanon selatan yang menewaskan tiga prajurit TNI yang tengah menjalankan Misi Perdamaian PBB (UNIFIL). Ia menegaskan tindakan tersebut sebagai perusak perdamaian dan duka mendalam bagi bangsa Indonesia.
Tiga jenazah prajurit TNI itu tiba di VIP Lounge Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta dari Lebanon. Ketiganya gugur saat bertugas di tengah eskalasi serangan Israel di wilayah tersebut.
Prabowo melepas langsung ketiga jenazah untuk dimakamkan. Prosesi persemayaman turut dihadiri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serta sejumlah pejabat pemerintahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tangis keluarga pecah saat peti jenazah disejajarkan dalam prosesi persemayaman. Sejumlah keluarga tampak memeluk peti jenazah prajurit TNI. Mereka kemudian ditenangkan oleh prajurit yang bertugas sebelum duduk di depan peti masing-masing.
Ketiga prajurit yang gugur adalah Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anm) Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadhon. Mereka gugur dalam tugas pada akhir Maret lalu dan disemayamkan pada Sabtu, 4 April.
Seusai persemayaman, ketiga jenazah diberangkatkan ke daerah asal untuk dimakamkan. Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar dimakamkan di TMP Cikutra, Bandung. Serka (Anm) Sertu Muhammad Nur Ikhwan dimakamkan di TMP Giri Dharmolyo II, Magelang. Sementara Kopda (Anm) Farizal Rhomadhon dimakamkan di TMP Giripeni, Kulon Progo.
Prabowo Kecam Keras
Presiden Prabowo Subianto menyalami keluarga prajurit yang gugur di Lebanon. Foto: dok.Tangkap layar YouTube Setpres |
Prabowo menyatakan gugurnya tiga prajurit TNI tersebut menjadi duka bagi bangsa Indonesia. Ia mengecam keras peristiwa yang menyebabkan korban jiwa dalam misi perdamaian tersebut.
"Bangsa Indonesia berduka atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam tugas mulia sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon," kata Prabowo dalam unggahannya di Instragram, seperti dilihat Minggu (5/4).
Dalam unggahan itu, Prabowo menyertakan foto saat memberi hormat kepada peti jenazah para prajurit. Ia juga mengunggah momen ketika menyalami keluarga prajurit dalam prosesi persemayaman.
"Kami, saudara-saudara sebangsa dan setanah air, mengecam keras setiap tindakan keji yang merusak perdamaian dan menyebabkan gugurnya para prajurit terbaik bangsa, Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan, Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon," tegas Prabowo.
Prabowo menegaskan negara hadir untuk menghormati jasa para pahlawan. Ia memastikan pengorbanan prajurit tidak akan dilupakan.
"Negara akan selalu hadir untuk menghormati jasa para pahlawan, menjaga kehormatan prajurit kita, serta memastikan pengorbanan mereka tidak pernah dilupakan," jelasnya.
"Mari kita lanjutkan semangat dan tekad untuk menjaga perdamaian, serta tidak memberi ruang bagi siapa pun yang berusaha memecah belah kebersamaan dan kerukunan bangsa," imbuhnya.
(dpw/dpw)
