Komentar tak senonoh seorang kepala sekolah (kepsek) di Jembrana berbuntut panjang. Kepsek berinisial SK itu mendapat teguran lisan dan tulisan dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Jembrana. Tak cuma itu, dia juga diperiksa Inspektorat Jembrana.
SK diduga berkomentar tak senonoh pada sebuah unggahan di media sosial (medsos) Instagram (IG). Walhasil, ulah SK pun viral. Kepala sekolah dasar (SD) di wilayah Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali, itu berdalih salah ketik alias typo.
SK diketahui sempat berkomentar 'lolok' pada salah satu unggahan kreator konten Instagram (IG) @sitihajarhumairoh. 'Lolok' dalam bahasa Bali artinya kelamin laki-laki.
"Siti Kamu kok suka lolok?" tulis SK menggunakan akun Instagram @pakkmt pada kolom komentar salah satu unggahan Siti. Komentar SK itu dirasa sebagai bentuk pelecehan.
Siti pun menyayangkan komentar kepsek tersebut dengan mengunggah sebuah video. Siti meminta SK agar lebih bijak saat berkomentar di medsos. Pemilik akun Instagram dengan 63 ribu pengikut itu berkeyakinan SK berkomentar dalam keadaan sadar.
"Semoga anak perempuan Bapak tidak mengalami hal-hal seperti apa yang Bapak lakukan ke saya," cetus Siti dalam video tersebut.
"Saya yakin bapak berkomentar dalam keadaan yang sadar," kata Siti.
Simak Video "Video: Heboh Kepsek di Lebak Tampar Siswa gegara Ketahuan Merokok, Ortu Lapor Polisi"
(hsa/nor)