detikBali

570 Warga Binaan Lapas Kerobokan Terima Remisi Idul Fitri 1447 Hijriyah

Terpopuler Koleksi Pilihan

570 Warga Binaan Lapas Kerobokan Terima Remisi Idul Fitri 1447 Hijriyah


Wibhi Leksono - detikBali

Penyerahan remisi Idul Fitri bagi warga binaan beragama Islam di Lapas Kerobokan, Bali, Sabtu (21/3/2026). (Foto: Dok. Istimewa)
Penyerahan remisi Idul Fitri bagi warga binaan beragama Islam di Lapas Kerobokan, Bali, Sabtu (21/3/2026). (Foto: Dok. Istimewa)
Denpasar -

Ratusan warga binaan beragama Islam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan, Bali, mendapat potongan masa hukuman atau remisi hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Dari 603 narapidana (napi) yang diusulkan mendapat remisi tahun ini, hanya sebanyak 570 orang dinyatakan memenuhi syarat.

"Sebanyak 570 orang telah memperoleh Surat Keputusan (SK) remisi. Sementara itu, 14 orang mengalami mutasi ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) lain, empat orang menjalani program integrasi, dan 15 lainnya masih dalam proses verifikasi," ujar Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Lapas Kerobokan, Moretska Viktor Noya, Minggu (22/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk kategori Remisi Khusus (RK) I, mayoritas warga binaan menerima pengurangan masa pidana bervariasi dari 15 hari hingga dua bulan. Rinciannya, sebanyak 145 orang mendapat remisi 15 hari, 363 orang (1 bulan), 22 orang (1 bulan 15 hari), dan 24 orang (2 bulan).

Sedangkan, kategori RK II yang memungkinkan narapidana langsung bebas setelah menerima remisi, tercatat sebanyak 16 orang. Terdiri dari 12 orang mendapat remisi 15 hari dan empat orang menerima remisi satu bulan.

ADVERTISEMENT

"Remisi ini diberikan kepada warga binaan yang berkelakuan baik dan telah memenuhi ketentuan yang berlaku. Ini juga menjadi bentuk motivasi agar mereka terus memperbaiki diri selama menjalani masa pidana," imbuhnya.

Jika dilihat dari kewarganegaraan, mayoritas penerima remisi merupakan warga negara Indonesia (WNI) sebanyak 582 orang. Terdapat pula lima warga negara asing (WNA) yang menerima remisi, masing-masing berasal dari Suriah, Rusia, Turki, Palestina, dan Malaysia.

"Harapannya mereka bisa kembali menjadi pribadi yang lebih baik dan berkontribusi positif di tengah masyarakat," ujar Noya.

Berdasarkan data per 21 Maret 2026, Noya berujar, jumlah penghuni Lapas Kerobokan mencapai 1.730 orang. Mereka terdiri dari 679 tahanan dan 1.051 napi, termasuk 57 WNA. Angka ini disebut telah melampaui kapasitas ideal lapas yang hanya 1.480 orang.



(iws/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads