Polda Periksa Kasat Reskrim Polres Gianyar-Buntut Judi Tajen Payangan

Polda Periksa Kasat Reskrim Polres Gianyar-Buntut Judi Tajen Payangan

Wayan Sui Suadnyana - detikBali
Senin, 03 Okt 2022 17:56 WIB
Kabid Humas Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto
Kabid Humas Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto (Foto: Dok.Detikcom )
Denpasar -

Usai memanggil dan memeriksa Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Payangan, penyidik kembali melakukan pemeriksaan terhadap perwira di lingkungan Polres Gianyar.

Pemanggilan dan pemeriksaan terhadap perwira menengah polisi itu menyusul heboh dugaan backing dan pemberian izin gelaran judi tajen di Desa Malinggih Kelod, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar.

Terbaru, perwira yang diperiksa Bidang Profesi dan Pengaman (Propam) Polda Bali, yakni Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Gianyar AKP Ario Seno Wimoko.


"Iya (Kasat Reskrim Polres Gianyar diperiksa), Jumat kemarin ini (diperiksa)," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto saat dihubungi detikBali, Senin (3/10/2022).

Menurut Satake Bayu, dari pemeriksaan Kasat Reskrim Polres Gianyar mengaku tidak tahu adanya dugaan judi tajen di Desa Malinggih Kelod, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar.

Saat pemeriksaan, imbuh Sateka Bayu, Ario Seno justru mengaku mengetahui dari pemberitaan media massa.

"Penyampaiannya (Kasat Reskrim) itu tidak tahu (kalau ada dugaan judi tajen). Dia tahunya itu dari berita media (massa). Penyampaian begitu," terang Satake Bayu.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak dua orang perwira polisi dan kepala desa diperiksa Bidpropam Polda Bali. Mereka diperiksa terkait dugaan terselenggaranya judi tajen di Kabupaten Gianyar.

Adapun dua orang polisi yang diperiksa yakni Kapolsek Payangan AKP I Putu Agus Ady Wijaya dan Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Payangan IPDA Gede Andika Arya Pramartha. Sementara kepala desa yang diperiksa yakni I Wayan Edy Setiawan selaku Perbekel Melinggih Kelod.

Kepala Desa Melinggih Kelod I Wayan Edy Setiawan diperiksa pada Selasa, 27 September 2022. Sementara Kapolsek Payangan AKP I Putu Agus Ady Wijaya dan Kanit Reskrim Polsek Payangan IPDA Gede Andika Arya Pramartha diperiksa Rabu, 28 September 2022.

Satake Bayu mengungkapkan, saat diperiksa dua polisi dan kepala desa itu mengaku tidak mengizinkan adanya gelaran tajen yang digelar sebagai rangkaian upacara agama. Kemudian gelaran tajen itu diduga tetap dilakukan tanpa sepengetahuan aparat.



Simak Video "Ritual Berujung Maut di Jember, Polisi Akan Periksa Guru Spiritual"
[Gambas:Video 20detik]
(dpra/dpra)