Pelatih Bali United, Johnny Jansen, menepati janjinya. Ia sukses mengantarkan Bali United mempermalukan PSM Makassar di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (9/1/2026). Laga pemungkas putaran pertama atau pekan ke-17 Super League 2025/2026 ini dimenangkan Serdadu Tridatu dengan skor 2-0.
Dua gol Bali United tercipta cukup unik di awal dan penghujung pertandingan. Mirza Mustafic mencetak gol pertama di detik ke-31. Sementara gol kedua lahir dari kreativitas Thijmen Goppel di menit 90+4.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tambahan tiga poin ini mengantarkan Bali United naik satu tingkat dari posisi 8 menjadi urutan 7 klasemen Super League dengan koleksi 27 poin. Sementara PSM Makassar tertahan di posisi 10 dengan 19 poin.
Laga kedua tim ini berjalan sengit dengan tempo cepat dan keras. Total ada 8 kartu kuning, dan 2 kartu merah yang dikeluarkan wasit Merfan Efendi.
Jalannya Pertandingan
Bali United langsung mengejutkan publik Stadion BJ Habibie saat pertandingan belum genap satu menit. Mirza Mustafic mencatatkan namanya di papan skor pada detik 31 setelah memanfaatkan serangan balik cepat.
Gol ini terjadi berawal dari kaki Kadek Agung. Bola langsung disodorkan ke depan dan disambut Thijmen Goppel. Goppel dengan satu gocekan mengalirkan bola ke sisi kosong yang disambut Mirza Mustafic. Mirza dengan sepakan pelan menempatkan bola ke pojok kanan yang tak bisa diantisipasi kiper PSM Makassar, Reza Arya.
Meski mencetak gol cepat, bukan berarti Bali United berada di atas angin. Asuhan Johnny Jansen justru mendapat tekanan oleh tuan rumah.
Namun, petaka menimpa tuan rumah di menit 24. Niat untuk menyamakan kedudukan, mereka harus bermain dengan 10 orang. Syahrul Lasinari diusir ke luar lapangan setelah mendapat kartu kuning kedua usai melanggar Mirza Mustafic.
Unggul jumlah pemain, Serdadu Tridatu justru tak bisa memanfaatkan untuk menambah gol. Malah PSM Makassar yang mendominasi peluang.
Bali United sejatinya sempat mencetak gol lewat kaki Boris Kopitovic pada menit 45+3 melalui situasi tendangan bebas. Sayang, gol tersebut dianulir karena Kadek Arel yang memberikan umpan kepada Boris berada dalam posisi offside.
Kondisi di babak tetap sama. PSM Makassar seperti tak terlihat bermain dengan 10 orang. Penggawa Juku Eja tak menerapkan permainan bertahan. Berkali-kali gawang Mike Hauptmeijer mendapat teror. Ancaman itu berhasil diredam oleh Mike serta barisan bertahan Bali United.
Johnny Jansen kemudian memasukkan tenaga baru memasuki pertengah babak kedua. Boris Kopitovic, Mirza Mustafic, dan Kadek Agung ditarik keluar bergantian dan digantikan trio pemain muda Jens Ravens, Maouri Simon, dan Made Tito Wiratama.
Hasil pergantian pemain ini cukup terlihat. Serangan mulai intens berada di areal pertahanan PSM. Namun, gol tambahan baru tercipta di menit 90+4.
Gol terjadi saat Goppel berhadapan satu lawan satu dengan kiper Reza Arya yang keluar dari sarangnya. Goppel dengan cerdik menyongkel bola melewati kepala Reza lalu kemudian mendribble hingga ke depan mulut gawang. Gol tersebut menjadi penutup laga tersebut.
Namun, sebelum gol kedua itu, terdapat momen pemain PSM, Ananda Raehan, mendapat kartu merah setelah terbukti menyikut dagu Tito Wiratama.
Simak Video "Video Viral Pemain PSM Victor Luiz Hendak Memukul Warga di Jalanan Makassar"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/iws)











































