Tim Gabungan Masih Buru Pembunuh Gusti Mirah

Penemuan Mayat di Jembrana

Tim Gabungan Masih Buru Pembunuh Gusti Mirah

Tim detikBali - detikBali
Sabtu, 27 Agu 2022 11:53 WIB
Tim inafis dan medis saat mengevakuasi dan mengidentifikasi jasad wanita yang ditemukan duduk di pinggir jalan di kawasan Melaya, Jembrana
Foto: Tim inafis dan medis saat mengevakuasi dan mengidentifikasi jasad wanita yang ditemukan duduk di pinggir jalan di kawasan Melaya, Jembrana (I Ketut Suardika)
Bali -

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Bali Kombes Surawan angkat bicara soal penemuan mayat di pinggir Jalan Denpasar-Gilimanuk, Dusun Sumbersari, Desa/Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana yang diduga menjadi korban pembunuhan. Surawan mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku pembunuhan Gusti Mirah ke wilayah Jawa Tengah (Jateng).

"Itu kita tangani gabung dengan Polres Jembrana," kata Surawan, Sabtu (27/8/2022).

Lebih lanjut Surawan mengatakan bila tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan berada di luar Jembrana, maka penanganan kasusnya akan ditarik dari Polres Jembrana ke Polda Bali.


"Kalau memang kita sudah dapat pelakunya, kemudian TKP pembunuhannya tidak di sana (Jembrana) ya mungkin kita tarik (ke Polda). Yang menangani juga masih tim gabungan kita di lapangan," ungkap Surawan.

Oleh karena itu, hingga saat ini kasus penemuan mayat perempuan tersebut masih ditangani oleh Polres Jembrana. Pihaknya di Ditreskrimum Polda Bali statusnya masih membantu atau back up.

Di sisi lain, Surawan mengungkap bahwa hasil autopsi penyebab kematian korban hingga saat ini hasil belum keluar. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan luar, ditemukan adanya luka-luka bekas penganiayaan pada tubuh jenazah.

"Untuk autopsi itu kan menyimpulkan penyebab kematiannya, ini belum keluar. Juga dilakukan uji toksikologi di sampel bagian tubuh apakah nanti ada kandungan racun atau tidak," ungkapnya.

Untuk diketahui, autopsi terhadap jenazah dilakukan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Ngoerah. Selain itu, Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Bali juga turut melakukan pemeriksaan.

"Kalau labfor melakukan uji sampel beberapa bagian tubuh apakah ditemukan dugaan diracun atau tidak gitu, supaya kita bisa menyimpulkan nantinya," ungkap Surawan.

Diberitakan sebelumnya, mayat Gusti Mirah ditemukan pertama kali oleh Hikmah (55), warga Dusun Pangkung Dedari, Desa Melaya. Saat itu, Hikmah bersama suaminya, Usman (60), sedang melintasi Jalan Denpasar-Gilimanuk.

Korban menggunakan celana biru dan baju warna biru dongker, saat ditemukan tewas di pinggir jalan Melaya, Selasa (23/8/2022). Pasangan suami istri tersebut awalnya mengira mayat itu boneka.

Setelah dipastikan dan ternyata mayat manusia, Hikmah dan Usman memberitahukan kepada orang lain, yang melintas dan melaporkan kepada polisi. Saat ini polisi tengah menyelidiki kasus yang menewaskan perempuan asal Badung tersebut.

Pihak keluarga menduga Gusti Mirah menjadi korban pembunuhan. Pasalnya, mobil, handphone, dan barang berharga lain milik korban hilang.



Simak Video "Geger Sejoli Berpakaian Adat Bali Mesum di Mobil Usai Melukat"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)