Kasus Pornografi-UU ITE

Di Balik Heboh Kasus Video Seks Pasutri Bali: Punya Anak Rajin Ibadah

Tim detikBali - detikBali
Kamis, 18 Agu 2022 09:04 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi (Foto: Dok.Detikcom)
Denpasar -

Sejak ditangkap dan ditetapkan tersangka kasus pornografi dan UU ITE, pasutri asal Karangasem namun tinggal di Gianyar berinisial GGG (33) dan istrinya Ni Kadek DKS (30) terus jadi buah bibir.

Pasutri muda ini menuai sorotan bukan hanya soal fantasi seksnya yang dianggap 'liar' dan menyimpang.

Sejumlah konten yang melibatkan pihak lain seperti bule atau turis asing, driver ojol hingga anak balitanya dan diunggah dalam akun berbayar mereka juga dianggap sudah melebihi batas norma.


Namun siapa sangka, di balik cerita kelam keduanya, ada cerita mengejutkan sekaligus menyentuh hati yang diungkap pihak kepolisian.

Bahkan cerita ini berbalik 180 derajat dari cerita negative usai keduanya diamankan polisi.

Seperti diungkap Plt. Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali AKBP Ambariyadi Wijaya, S.I.K.,S.H.,M.H. Saat dikonfirmasi detikBali, AKBP Ambariyadi mengungkap jika pasutri GGG-Ni Kadek DKS memiliki anak yang taat ibadah atau sembahyang.

"Mereka sudah punya anak dua, satu sudah besar dan satu lagi masih kecil,"ungkap Mantan Kapolres Probolinggo Kota ini.

Bahkan, imbuh mantan Wakapolres Gianyar ini, yang bikin menyentuh hati sekaligus mengejutkan, anak pertama GGG-DKS dikenal sangat rajin sembahyang.

"Kami lihat sendiri, saat orang tuanya diperiksa, anaknya ini sempat diajak. Dia (anak GGG-DKS) ini sempat minta izin ke penyidik untuk maturan (sembahyang),"ungkap AKBP Ambariyadi.

Spontan, dengan sosok anak kedua tersangka, penyidik sempat dibuat simpati. "Ini sisi lainnya. Kami juga sempat itu sampaikan kepada kedua tersangka. Itu anak mereka rajin ibadah, apa mereka tidak malu?'terang mantan Kasat Reskrim Polresta Denpasar.

Selanjutnya dengan terungkapnya kasus ini, pihaknya mengimbau agar tidak ada kasus-kasul lain lagi seperti yang dilakukan pasutri asal Karangasem.

"Ini kan Bali yang dikenal religius dan sangat menjaga norma dan budaya. Jangan sampai dengan kasus ini, muncul kesan lain,"terang AKBP Ambariyadi.



Simak Video "Pasutri di Asahan Bersaing di Pilkades Gegara Tak Ada Lawan"
[Gambas:Video 20detik]
(dpra/dpra)