Mabes Polri Tangkap Pengoplos LPG di Gianyar, Amankan 1.240 Tabung Gas

I Wayan Sui Suadnyana - detikBali
Minggu, 14 Agu 2022 06:36 WIB
Barang bukti tabung gas milik komplotan pengoplos di Blora.
Ilustrasi LPG (elpiji) oplosan. Foto: Febrian Chandra /detikJateng
Gianyar -

Seorang pria pengoplos LPG (elpiji) di Desa Abianbase Kecamatan/Kabupaten Gianyar, Bali, berinisial KT alias K (50), ditangkap Mabes Polri, Jumat (12/8/2022) sekitar pukul 03.00 Wita. Polisi mengamankan barang bukti 1.240 tabung gas ukuran 3 kg hingga 50 kg.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto menjelaskan, sejumlah barang bukti yang diamankan Mabes Polri, yakni 16 mobil pikap dan ribuan tabung gas.

Rinciannya, kurang lebih 1.000 tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram, sekitar 200 tabung gas elpiji ukuran 12 kilogram, dan sekitar 40 tabung gas elpiji 50 kilogram. Polisi juga mengamankan besi pipa kecil sebagai alat suntik untuk pemindahan isi tabung, timbangan jongkok, terpal, dan karet seal dari tabung gas elpiji.


"Tim mengamankan barang bukti beserta orang-orang yang ada di TKP. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan ke Polres Gianyar," jelas Satake Bayu, Sabtu (13/8/2022).

Satake Bayu mengungkapkan, Mabes Polri menangkap pria tersebut setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa ada yang melakukan pengoplosan gas elpiji. Tim gabungan Polres Gianyar dan Mabes Polri melakukan penangkapan saat pelaku sedang memindahkan isi tabung gas elpiji dari ukuran 3 kilogram ke tabung 12 kilogram dan 50 kilogram.

"Pelaku memindahkan isi tabung gas 3 kg ke tabung 12 kg dengan menggunakan alat berupa besi pipa kecil," katanya.

Pria tersebut diduga melanggar Pasal 55 Undang-Undang (UU) Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan/atau Pasal 55 dan/atau Pasal 53 huruf c atau Pasal 53 huruf d UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Migas).



Simak Video "Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Ferdy Sambo di Duren Tiga pada 30 Agustus"
[Gambas:Video 20detik]
(irb/irb)