Trisuci Waisak di Vihara Buddha Sakyamuni, Ada Meditasi-Lepas Burung

Trisuci Waisak di Vihara Buddha Sakyamuni, Ada Meditasi-Lepas Burung

Poetri - detikBali
Minggu, 15 Mei 2022 12:09 WIB
Persiapan Vihara Buddha Sakyamuni di Jalan Gunung Agung Lingkungan Padang Udayana No 3A Denpasar jelang Trisuci Waisak 2566/2022
Persiapan Vihara Buddha Sakyamuni di Jalan Gunung Agung Lingkungan Padang Udayana No 3A Denpasar jelang Trisuci Waisak 2566/2022. (Foto: Poetri/detikBali)
Denpasar -

Menjelang Trisuci Waisak 2566/2022 yang jatuh pada Senin (16/5/2022), Vihara Buddha Sakyamuni yang berlokasi di Jl. Gn. Agung Lingkungan Padang Udayana No.3A, Padangsambian, Kecamatan Denpasar Barat, menggelar berbagai persiapan.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksanaan Waisak di Vihara Buddha Sakyamuni, Anita Verina ketika ditemui detikBali pada Minggu (15/5/2022).

"Untuk hari ini kami gelar gotong royong seperti mendirikan tenda, bersih-bersih area Vihara, dan mempersiapkan persembahan. Ini dimulai dari 11.30 WITA," sebut Anita Verina.


Kemudian untuk kegiatan esok, pada pagi hari akan dimulai dengan kegiatan dana makan yang dimana umat akan berdana di biku.

"Pukul 11.45 WITA kami sudah mulai untuk puja bakti, meditasi sampai detik-detik Waisak terlewati dan ada genta yang dibunyikan. Detik-detik Waisak ini di jam 12 lebih 13 menit lebih 46 detik," jelasnya.

Lalu, setelah itu, kegiatan akan dilanjutkan dengan acara ramah tamah dan persembahan nyanyi-nyanyian Buddhis dari anak-anak sekolah Minggu.

Serta pada pukul 17.30 WITA akan ada Abaya Dana atau pelepasan burung.

Menurutnya, adapun tema Trisuci Waisak 2566/2022, yakni Moderasi Beragama Membangun Kedamaian.

"Moderasi Beragama ini merupakan program Pemerintah yang dicanangkan untuk tempat ibadah atau umat beribadah di manapun. Diharapkan kita bukan hanya sekedar rukun antara sesama beragama tapi kita juga harus rukun atau saling menghargai dan toleransi dengan semua umat lainnya," ungkapnya.

Dalam perayaan kali ini, pihaknya memprediksi akan ada 1.000 umat yang datang pada Trisuci Waisak 2566/2022.

Hal ini berkaca pada tingginya antusias umat pada kegiatan Pati Dama sebelumnya yang dimana hadir sekitar 500 umat.

Ia mengaku pihaknya pun sampai harus membatasi jumlah pendaftar mengingat protokol kesehatan harus tetap dipertahankan.

Terkait kegiatan esok, pihaknya pun mewajibkan seluruh umat untuk mengikuti protokol kesehatan mulai dari scan QR PeduliLindungi, wajib memakai masker hingga menjaga jarak.

"Jadi, protokol kesehatan harus tetap dijaga walaupun peraturannya sudah longgar. Itu tidak menutup kemungkinan terjadi penyebaran COVID-19," tambahnya.



Simak Video "Melihat Kirab Umat Buddha dari Candi Mendut hingga Borobudur"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)