detikBali

Pasokan Tambahan 26.200 KL BBM ke Bali Tiba Bertahap Mulai Hari Ini

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pasokan Tambahan 26.200 KL BBM ke Bali Tiba Bertahap Mulai Hari Ini


Fabiola Dianira - detikBali

Situasi di salah satu SPBU di Jalan Imam Bonjol, Denpasar, Senin (12/10/2026). (Fabiola Dianira/detikBali)
Foto: Situasi di salah satu SPBU di Jalan Imam Bonjol, Denpasar, Senin (12/10/2026). (Fabiola Dianira/detikBali)
Denpasar -

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus kembali menambah pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Bali sebanyak 26.200 kiloliter (kl). Kapal pengangkut BBM dijadwalkan tiba secara bertahap pada 12, 14, dan 16 Oktober 2026.

Kapal-kapal tersebut dijadwalkan sandar di Terminal BBM Sanggaran dan Manggis. Penambahan pasokan ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan BBM sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat Bali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Pertamina juga telah mendatangkan kapal pengangkut BBM dengan muatan 18.000 kl Pertalite dan 2.500 kl Pertamax dan telah tiba pada Minggu, (11/10/2026).

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan Pertamina terus memantau kondisi stok dan konsumsi BBM di lapangan. Distribusi dari terminal ke SPBU juga dioptimalkan setelah kapal pengangkut BBM sandar.

ADVERTISEMENT

"Penyaluran ke SPBU terus kami optimalkan dengan mempertimbangkan kondisi stok dan tingkat konsumsi di masing-masing wilayah," ujar Ahad, Senin (12/10/2026).

Rata-rata konsumsi Pertalite di Bali, Ahad menjelaskan mencapai sekitar 2.200 kl per hari. Angka tersebut menjadi salah satu acuan Pertamina dalam merencanakan pasokan dan menentukan prioritas distribusi ke SPBU.

Selain itu, Pertamina terus mengevaluasi kebutuhan BBM berdasarkan perkembangan stok dan tingkat konsumsi di setiap wilayah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Diberitakan sebelumnya, krisisBBM terjadi di sejumlah wilayah di Bali. Banyak SPBU kehabisan stok Pertalite dan Pertamax. Salah satunya terpantau di SPBU Jalan Raya Sesetan pada Senin siang. Puluhan motor maupun mobil nampak berbelok ke area pom hanya untuk menelan kekecewaan. Sebab, lagi-lagi pom bensin yang didatangi tutup atau tidak melayani pembeli. Sebuah mobil bahkan terparkir tak berdaya di pintu masuk pom karena sudah tidak ada setetes pun bensin di tangkinya.

"Sudah pasrah saja nunggu di sini, mau gimana lagi bensinnya habis nggak bisa jalan lagi," tutur Pemara, pria asli Subang, Jawa Barat, yang mobilnya kehabisan bensin di depan SPBU Sesetan.

Pemara mengaku sudah keliling pom bensin di sekitar sana untuk berniat mengisi Pertamax ke Honda Freed miliknya, namun tak mendapatkan hasil hingga mobilnya mati lantaran semua pom tutup.

"Saya nggak paham kalau alamatnya, tapi tadi udah keliling lima pom bensin sekitar sini, semuanya habis baik Pertalite atau Pertamax," katanya.



(hsa/hsa)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads