detikBali

Kinerja Jamkrida Bali Moncer, Pendapatan Tembus Rp 56,5 Miliar hingga Juli 2026

Terpopuler Koleksi Pilihan

Kinerja Jamkrida Bali Moncer, Pendapatan Tembus Rp 56,5 Miliar hingga Juli 2026


Rizki Setyo Samudero - detikBali

Perayaan HUT ke-15 PT Jamkrida Bali Mandara oleh Dirut Anak Agung Ngurah Adhi Ardhana di Art Center, Denpasar, Senin (10/8/2026). Dok. Rizki Setyo
Foto: Perayaan HUT ke-15 PT Jamkrida Bali Mandara oleh Dirut Anak Agung Ngurah Adhi Ardhana di Art Center, Denpasar, Senin (10/8/2026). Dok. Rizki Setyo
Denpasar -

PT Jamkrida Bali Mandara mencatat pertumbuhan kinerja positif hingga Juli 2026. Total pendapatan perusahaan mencapai Rp 56,53 miliar atau tumbuh 33% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PT Jamkrida Bali Mandara Anak Agung Ngurah Adhi Ardhana saat perayaan HUT ke-15 PT Jamkrida Bali Mandara di Art Center, Denpasar, Senin (10/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hingga Juli tahun 2026 Jamkrida Bali berhasil membukukan total aset sebesar Rp 560,88 miliar dengan total pendapatan mencapai Rp 56,53 miliar atau tumbuh 33% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," kata Adhi.

Selain pendapatan, laba bersih perusahaan juga meningkat 90% menjadi Rp 9,03 miliar. Adhi menyebut capaian tersebut menunjukkan kinerja usaha Jamkrida Bali Mandara yang produktif.

ADVERTISEMENT

PT Jamkrida Bali Mandara juga tercatat dapat mempertahankan tingkat kesehatan perusahaan dengan memperoleh predikat sangat sehat dengan skor 1.7.

"Kondisi ini didukung oleh tingkat likuiditas 241,48 persen dan ini yang paling penting, gearing ratio kami sebesar 28,07 kali. Jadi masih ada 12 kali kesempatan daripada ekuitas kita untuk menjamin kredit-kredit produktif yang ada di lembaga keuangan di seluruh Bali," jelas mantan anggota DPRD Bali itu.
Adhi melanjutkan, rasio klaim tercatat sebesar 29,10 persen. Menurutnya, angka tersebut menunjukkan portofolio dan risiko penjaminan masih dikelola dengan baik.

"Bagi kami capaian bukan sekadar angka melainkan cerminan dari komitmen untuk mengelola perusahaan secara profesional, pruden dan berkelanjutan," tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Bali Dewa Made Indra menambahkan, capaian tersebut menjadi momentum untuk menjaga dan menjalin kerja sama dengan mitra-mitra strategi dalam menumbuhkan perekonomian Bali.

"Saya yakin seharusnya tidak ada lagi keraguan untuk terus membantu bersama-sama memperkuat permodalan PT Jamkrida, yang berarti juga memperluas UMKM di daerah masing-masing yang bisa mengakses lembaga keuangan untuk pertumbuhan usaha mereka," jelas Indra.

Indra juga menambahkan, rebranding yang dilakukan oleh PT Jamkrida Bali Mandara tidak sekadar perusahaan penjaminan, melainkan menambah nilai garansi dan kepercayaan bagi penjamin untuk melakukan pinjaman kredit ke Jamkrida sebagai Badan Usaha Milik Daerah.

"Karena melibatkan BUMD-BUMD ini, berarti kita juga telah berkontribusi terhadap daerah, terhadap masyarakat di daerah, terhadap pertumbuhan ekonomi daerah," tutur Indra.



(nor/nor)









Hide Ads
LIVE