Sekitar tiga bulan sebelum MotoGP Mandalika 2026 digelar, penjualan tiket sudah menembus 42 persen. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) pun optimistis seluruh tiket dapat terjual sebelum balapan berlangsung, sekaligus menyiapkan tambahan akses transportasi untuk mengantisipasi lonjakan penonton.
Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri mengatakan penjualan tiket tahun ini lebih cepat karena masa pemasarannya jauh lebih panjang dibandingkan penyelenggaraan tahun lalu. Pemprov NTB pun meyakini capaian penonton bakal melampaui penyelenggaraan sebelumnya.
"MotoGP ter-update untuk penjualan tiket kurang lebih masih sekitaran 42 persen. Tahun lalu kita launching satu bulan sebelum pelaksanaan, tahun ini ada space waktu hampir tiga bulan. Kita harapkan mudah-mudahan tercapai penjualannya sebelum event ini terlaksana," ujar Dinda, sapaannya, seusai memimpin apel pagi di Kantor Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB, Rabu (5/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seiring meningkatnya penjualan tiket, Pemprov NTB bersama instansi terkait mulai menyiapkan tambahan aksesibilitas dan konektivitas menuju Mandalika. Salah satu yang didorong ialah penambahan penerbangan langsung serta optimalisasi jalur transportasi laut dari Pulau Jawa.
Menurut Dinda, penerbangan langsung dari Yogyakarta menjadi perhatian karena tahun ini Indonesia memiliki pembalap asal Yogyakarta, Veda Ega Pratama, yang berlaga di Moto3, selain Mario Aji di Moto2.
"Salah satu pembalap yang akan tampil kan dari Yogyakarta. Pak Kadis juga sudah membangun komunikasi tidak hanya memastikan transportasi udara, tapi transportasi laut juga kita harapkan bisa direct langsung menuju ke pelabuhan kita," lanjutnya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB Ahmad Nur Aulia mengatakan tren penjualan tiket sejauh ini tergolong positif. Program early bird dan potongan harga khusus bagi warga NTB juga masih berjalan untuk mendorong penjualan.
"Harapan kita tentu progresnya bisa lebih cepat, dan ini progresnya bagus. Target kita tentu lebih baik, lebih ramai, dan lebih berdampak dari tahun kemarin," kata Aulia.
Menurut Aulia, penambahan extra flight dan optimalisasi jalur laut menjadi langkah penting untuk mengakomodasi ratusan ribu penonton yang diperkirakan memadati Pulau Lombok pada 9-11 Oktober 2026.
"Pada saat penyelenggaraan MotoGP ini, semua akses harus kita buka dan konektivitas ditambah. Ratusan ribu orang akan datang, jadi upaya penambahan extra flight dan optimalisasi jalur laut terus kita lakukan," kata Aulia.
Aulia memastikan Riders Parade kembali menjadi rangkaian MotoGP Mandalika 2026. Kegiatan itu direncanakan diikuti pembalap Indonesia Veda Ega Pratama dan Mario Aji.
"Masih konsepnya akan seperti tahun lalu. Rider Parade dan sebagainya. Tapi tentunya teknis-teknisnya belum sampai ke sana. Itu akan ada juga di Mataram. Ini informasi sementara yang saya dapatkan," katanya.
Meski demikian, waktu dan lokasi pelaksanaan Riders Parade belum dapat diumumkan karena seluruh mekanisme masih berada di tangan penyelenggara.
"Tentunya ini akan menyesuaikan nanti ya," tandas Aulia.
(dpw/dpw)