Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebut nelayan masih menjadi kelompok masyarakat paling miskin sejak Indonesia merdeka. Hal itu tercermin dari nilai tukar nelayan yang masih berada di level 103, jauh di bawah nilai tukar petani padi yang sudah mencapai 127.
"Nelayan kita sepanjang Indonesia merdeka nilai tukarnya paling rendah, artinya paling miskin. Nilai tukarnya paling rendah, 103, padahal petani padi sudah 127, jauh. Dulu petani padi sama, tahun 2024, 115, sekarang sudah jadi 127," kata Zulhas saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Warloka Pesisir, Kecamatan Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (30/7/2026).
Zulhas didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, serta Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan.
Pemerintah menargetkan nilai tukar nelayan meningkat menjadi 120 pada 2027. Menurut Zulhas, pembangunan KNMP menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.
"Nah ini Menteri Kelautan akan membuat nelayan dalam tahun ini kita usahakan sampai 2027 jadi 120 nilai tukarnya," ujarnya.
Simak Video "Video: Zulkifli Hasan Soroti Nelayan yang Tak Punya Daya Tawar"
(dpw/dpw)