Koster Jadi Responden Pertama Sensus Ekonomi 2026 di Bali

Fabiola Dianira - detikBali
Rabu, 10 Jun 2026 08:03 WIB
Foto: Petugas Sensus Ekonomi 2026 Bali mendata Gubernur Wayan Koster sebagai reponden pertama pada Senin (8/6/2026). (Dok. BPS Bali)
Denpasar -

Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Provinsi Bali resmi dimulai pada Senin (8/6/2026). Gubernur Bali, Wayan Koster, menjadi responden pertama dalam pendataan yang menandai dimulainya pelaksanaan sensus di Bali.

SE2026 akan dilaksanakan di seluruh wilayah Bali untuk memotret secara menyeluruh aktivitas ekonomi yang menjadi fondasi pembangunan daerah maupun nasional.

Pendataan dilakukan oleh petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali dan disaksikan jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali serta pimpinan BPS Provinsi Bali.

Kepala BPS Provinsi Bali, Agus Gede Hendrayana Hermawan, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Bali. Ia juga mengajak seluruh pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif.

"Pelaksanaan pendataan pertama ini menjadi momentum penting yang menandai dimulainya Sensus Ekonomi 2026 di Bali. Dukungan Bapak Gubernur memberikan semangat sekaligus teladan bagi seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi dalam memberikan data yang akurat dan lengkap," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima detikBali, Selasa (9/6/2026).

Gubernur Bali, Wayan Koster menyatakan SE2026 sebagai salah satu kegiatan statistik strategis nasional yang hasilnya akan menjadi dasar perencanaan pembangunan ekonomi di masa mendatang.

"Dalam rangka pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, titiang sudah memenuhi kewajiban memberikan data dengan fakta yang baik, jujur dan benar. Titiang nunas, ngiring sarengin Sensus Ekonomi 2026 ini agar berjalan dengan baik, lancar, dan sukses dengan memberikan data sesuai fakta, agar data yang diperoleh dari semua masyarakat Bali betul-betul akurat, bisa menjadi gambaran nyata untuk perencanaan pembangunan Indonesia, dan Bali pada khususnya," imbuhnya.

SE2026 merupakan kegiatan pendataan lengkap yang diselenggarakan oleh BPS dan akan dilaksanakan kepada seluruh usaha yang ada di Indonesia. Melalui pelaksanaan sensus ini, pemerintah daerah dan pemerintah pusat akan memperoleh informasi yang komprehensif mengenai struktur, karakteristik, dan perkembangan dunia usaha, mulai dari usaha mikro dan kecil hingga usaha menengah dan besar.

Data yang dihasilkan dari SE2026 akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan ekonomi, pengembangan investasi, pemberdayaan usaha, penciptaan lapangan kerja, serta evaluasi berbagai program pembangunan yang telah dijalankan.

Pelaksanaan pendataan pertama bersama Gubernur Bali ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara BPS, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung penyediaan data statistik yang akurat, mutakhir, dan terpercaya.

Dengan dukungan seluruh pihak, SE2026 diharapkan dapat berjalan lancar dan menghasilkan data berkualitas guna mendukung pembangunan ekonomi Bali yang berkelanjutan sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.



Simak Video "Video Menteri Ara Usul Rusun MBR di Denpasar buat Seniman Bali"

(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork