detikBali

Punya 3.442 Koperasi Merah Putih, Menkop Puji NTT Provinsi Tercepat

Terpopuler Koleksi Pilihan

Punya 3.442 Koperasi Merah Putih, Menkop Puji NTT Provinsi Tercepat


Simon Selly - detikBali

Mekop Ferry Juliantono di Kupang, Sabtu (25/4/2026).
Foto: Mekop Ferry Juliantono di Kupang, Sabtu (25/4/2026). (Simon Selly/detikBali)
Kupang -

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Joko Juliantono menyebut Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi salah satu provinsi tercepat dalam pembentukan Koperasi Desa-Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Saat ini 3.442 unit koperasi di NTT sudah memiliki akta badan hukum.

"NTT masuk dalam salah satu provinsi yang paling tercepat untuk membentuk Koperasi Desa-Kelurahan Merah Putih," ujar Ferry dalam kunjungannya di Kupang, Sabtu (25/4/2026)

Ferry menjelaskan pembangunan fisik untuk menunjang koperasi terus dikebut dari total 6.200 unit bangunan fisik. Sebanyak, 5 ribu di antaranya dalam proses pembangunan gerai beserta alat kelengkapannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ferry mengatakan Presiden Prabowo menetapkan tiga fungsi utama Koperasi Merah Putih. Pertama, menyalurkan dan menjual barang-barang subsidi, barang kebutuhan pokok yang lebih terjangkau untuk masyarakat.

ADVERTISEMENT

Fungsi kedua, menampung dan menyerap hasil produk masyarakat desa dan kelurahan. "Fungsi ketiga tentu, Koperasi Desa-Kelurahan Merah Putih ini adalah instrumen yang terbawah, yang diharapkan nanti program-program dari pemerintah pusat, bisa disalurkan kepada seluruh penerima manfaat dengan lebih tepat sasaran," urai politikus Partai Gerindra itu.

Sementara itu, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyambut baik kunjungan perdana Menkop ke NTT. Menurutnya, kunjungan bertepatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Simpan Pinjam Tanaoba Lais Manekat Indonesia (KSP TLM), yang disebut sebagai koperasi terbaik di NTT saat ini.

"Kita berterima kasih karena ini pertama kali Pak Menteri Koperasi Ferry Juliantono, ke NTT setelah jadi menteri baru sekali ini," ujar Laka Lena.

Laka Lena menegaskan capaian KSP TLM layak menjadi contoh bagi koperasi lain di NTT. "Kami harus jujur mengatakan demikian, karena seperti yang telah dikatakan Pak Menteri tadi, dari berbagai ukuran sebagai koperasi yang berhasil," katanya.

Laka Lena mengatakan KSP TLM bisa menjadi pemantik semangat koperasi di daerah untuk berkembang. "TLM menurut saya, patut menjadi inspirasi dari semua koperasi di NTT, untuk berani keluar dari zona nyamannya, yang bisa menghasilkan produksi tertentu yang bagus untuk mengembangkan usahanya dan mengembangkan anggota serta masyarakat sekitar," tutup politikus Partai Golkar itu.



(hsa/hsa)









Hide Ads