Harga LPG di NTT Meroket gegara Pelemahan Kurs Rupiah

Ambrosius Ardin - detikBali
Sabtu, 25 Apr 2026 22:04 WIB
Ilustrasi LPG 12 kg. (Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Manggarai Barat -

Warga Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengeluhkan kelangkaan dan lonjakan harga LPG. Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus menyebut kondisi serupa juga terjadi di sejumlah wilayah lainnya di NTT.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengeklaim stok LPG masih aman dan mencukupi. Ahad membenarkan ada lonjakan harga LPG tersebut. Menurutnya, salah satu penyebab mahalnya LPG akibat melemahnya kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Ahad menyebut lonjakan harga LPG 12 kilogram (kg) bahkan mencapai Rp 340 ribu.

"Kenaikan harga sendiri terjadi sejak 18 April lalu dikarenakan beberapa faktor, di antaranya penyesuaian harga ekspedisi sejak akhir tahun lalu dikarenakan eskalasi global sehingga harga minyak dunia naik," jelas Ahad, Sabtu (25/4/2026).

"Faktor lain di antaranya juga berdampak dari faktor distribusi dan biaya transportasi. LPG masih impor dan terjadi pelemahan kurs rupiah terhadap dollar yang kemudian juga berdampak pada penyesuaian harga solar industri sehingga berpengaruh kepada ongkos distribusi kapal," lanjut dia.



Simak Video "Video Basarnas: Total Korban Meninggal Gempa NTT Jadi 51 Orang"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork