detikBali

IHSG Rontok 6,61% dalam Sepekan Dihantam Aksi Jual Asing

Terpopuler Koleksi Pilihan

IHSG Rontok 6,61% dalam Sepekan Dihantam Aksi Jual Asing


Andi Hidayat - detikBali

IHSG dibuka menguat pada perdagangan Jumat (30/1/2026) setelah dua hari tertekan. Rebound pasar terjadi seiring pengunduran diri Direktur Utama BEI Iman Rachman.
IHSG remuk. (Foto: Ari Saputra/detikFoto)
Denpasar -

Aksi jual besar-besaran investor asing menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga ambrol dalam sepekan terakhir. Tekanan ini seiring derasnya arus keluar dana asing (net foreign sell) dari pasar saham domestik.

IHSG sepanjang pekan ini anjlok 6,61% dan ditutup di level 7.129,490 pada perdagangan Jumat (24/4). Pada periode yang sama, investor asing mencatatkan net foreign sell sebesar Rp 2 triliun, memperpanjang tren jual bersih sepanjang 2026.

"Adapun investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp 2,002 triliun dan sepanjang tahun 2026 ini, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 42,809 triliun," kata P. H Sekretaris Perusahaan, Aulia Noviana Utami Putri, dalam keterangannya, dikutip dari detikFinance, Sabtu (25/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di tengah tekanan IHSG, BEI mencatat rata-rata volume transaksi harian meningkat 4,44% menjadi 44,88 miliar lembar saham. Rata-rata frekuensi transaksi harian juga naik 1,09% menjadi 2,75 juta kali.

ADVERTISEMENT

Namun, rata-rata nilai transaksi harian justru turun 3,67% menjadi Rp 19,61 triliun dari Rp 20,36 triliun pada pekan sebelumnya. Kapitalisasi pasar BEI juga menyusut 6,59% menjadi Rp 12.736 triliun dari Rp 13.635 triliun.

Saham Bank Jadi Sasaran Jual Asing

Berdasarkan data perdagangan RTI Business, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham yang paling banyak dilepas asing dengan net foreign sell sebesar Rp 2,1 triliun. Saham BBCA melemah 5,84% ke level Rp 6.050 per saham.

Kemudian, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BRMI) mencatat net foreign sell sebesar Rp 655,1 miliar pada perdagangan Jumat. Saham bank pelat merah ini turun 2,81% ke harga Rp 4.500 per lembar.

Selain itu, investor asing juga melepas saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp 447,3 miliar. Saham BBRI terkoreksi 2,85% ke level Rp 3.070 per saham.




(dpw/dpw)










Hide Ads