detikBali

Lomba Citra Karya Raksitha Dimulai, Wadah Ide Kreatif untuk Gianyar

Terpopuler Koleksi Pilihan

Lomba Citra Karya Raksitha Dimulai, Wadah Ide Kreatif untuk Gianyar


Aryo Mahendro - detikBali

Presentasi pembukaan lomba inovasi dan ide kreatif bertajuk Citra Karya Raksitha di Mal Pelayanan Publik Gianyar, Selasa (7/4/2026).
Presentasi pembukaan lomba inovasi dan ide kreatif bertajuk Citra Karya Raksitha di Mal Pelayanan Publik Gianyar, Selasa (7/4/2026). (Foto: dok. Pemkab Gianyar)
Gianyar -

Lomba inovasi dan ide kreatif bertajuk Citra Karya Raksitha mulai digelar di Kabupaten Gianyar. Ajang ini menjadi wadah promosi bagi masyarakat dan pegawai negeri sipil (PNS) untuk menelurkan ide kreatif demi mendukung pembangunan daerah.

"Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) menggelar Lomba Citra Karya Raksitha yang menyoroti inovasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta usulan masyarakat se-Kabupaten Gianyar," kata Kepala Brida Gianyar I Ketut Sedana dalam keterangannya, Selasa (7/4/2026).

Sedana mengatakan, lomba tersebut merupakan kali ketiga digelar di Gianyar. Sebanyak 20 peserta mengikuti ajang ini, terdiri atas 12 peserta dari masyarakat umum dan delapan peserta dari kalangan pegawai negeri Kabupaten Gianyar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebanyak 20 peserta yang mengikuti presentasi hari ini sebelumnya telah melalui tahapan seleksi berupa pengajuan proposal," kata Sedana.

ADVERTISEMENT

Adapun materi lomba mencakup berbagai bidang yang terbagi dalam dua kategori. Untuk kategori masyarakat umum, materi meliputi inovasi di bidang pertanian, kelautan dan perikanan, industri, IKM, UMKM dan koperasi, ekonomi kreatif dan digital, serta pariwisata.

Sementara itu, pada kategori pegawai negeri, materi lomba mencakup inovasi tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, pendidikan, dan urusan lainnya. Seluruh inovasi yang dihasilkan peserta diharapkan dapat diimplementasikan secara nyata dan berkelanjutan.

"Lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wadah untuk menggali, mengembangkan, dan mempromosikan berbagai ide kreatif yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah," katanya.

Sedana menambahkan, peserta dengan inovasi terbaik akan melaju ke kompetisi tingkat berikutnya. Para pemenang akan mewakili Kabupaten Gianyar dalam ajang serupa di tingkat Provinsi Bali.

"Inovasi yang memperoleh nilai tertinggi akan mewakili Kabupaten Gianyar ke tingkat provinsi," jelasnya.

Penjurian dilakukan oleh sejumlah akademisi di bidangnya, yakni I Ketut Gading, I Gde Made Sadguna, I Gede Widarma Suharta, I Wayan Supartha, Made Suasta, dan Ketut Witarka Yudiarta.

"Pemerintah Kabupaten Gianyar juga berharap tercipta budaya inovasi di lingkungan perangkat daerah maupun masyarakat, sehingga mampu memperkuat daya saing daerah serta mendukung terwujudnya pembangunan yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan," katanya.



(dpw/dpw)









Hide Ads