Dampak lonjakan harga plastik mulai dirasakan para pedagang di Pasar Galiran, Klungkung, Bali. Pedagang eceran yang menggunakan kresek untuk membungkus jualannya, mengaku sudah mulai rugi.
"Sudah terasa sekali ruginya. Pendapatan jadi berkurang. Tadinya per bungkus saya beli Rp 5 ribu - 6 ribu, sekarang naik Rp 7 ribu," kata salah seorang pedagang canang di Pasar Galiran Klungkung, I Nengah Ayu (45), saat ditemui detikBali, Senin (6/4/2026).
Menurut Ayu, kenaikan harga kresek tidak bisa diimbangi dengan menaikkan harga barang dagangan. Ia khawatir jika harga dinaikkan, dagangannya tidak laku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dinaikkan tidak ada yang mau beli. Karena itu semoga ndak naik terus. Ini saja sudah berkurang penghasilan," sambungnya sembari menghitung uang hasil jualan.
Saat ditanya kemungkinan tidak menggunakan kresek, Ayu mengernyitkan dahi. Ia bingung harus menggunakan apa untuk membungkus jualannya tanpa kantong plastik.
Pedagang lain, Tommy Adikusuma (29), juga mengabarkan hal serupa. Ia menyebut kenaikan harga kantong plastik cukup terasa dalam beberapa waktu terakhir.
"Kalau satu pak, dulu paling tinggi Rp 22 ribu sampai Rp 23 ribu, sekarang sudah Rp 30 ribu," terang Tommy.
Ia menambahkan, harga kantong plastik yang sebelumnya Rp 800 ribu per karung kini naik menjadi Rp 1 juta per karung.
Namun, menurutnya, kenaikan tersebut belum terlalu berdampak bagi pedagang yang membeli dalam jumlah besar.
"Karena belinya dalam jumlah banyak. Jadi masih belum terlalu berdampak. Kalau pedagang eceran mungkin akan sangat terasa," jelasnya.
Ditemui terpisah, Sekretaris Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Klungkung, Tjok Istri Agung Wiradnyani, mengatakan pihaknya belum menerima laporan terkait keluhan pedagang atas kenaikan harga kantong plastik.
Ia menyebut, saat ini pihaknya masih memprioritaskan pemantauan harga bahan pokok di lapangan.
"Jadi kami belum bisa memberikan informasi terkait kebijakan pak Kadis terhadap kenaikan ini. Karena mengenai hal ini, kami juga belum turun ke lapangan," jelasnya singkat.