detikBali

Pertamina Tambah Pasokan Gas Melon Saat Libur Isra Mikraj di Bali-NTB

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pertamina Tambah Pasokan Gas Melon Saat Libur Isra Mikraj di Bali-NTB


Ahmad Viqi - detikBali

Ilustrasi penyaluran LPG 3 kg di NTB. (FOTO: Pertamina).
Foto: Ilustrasi penyaluran LPG 3 kg di NTB. (Dok. Pertamina)
Mataram -

PT Pertamina Patra Niaga menambah pasokan liquefied petroleum gas (LPG) 3 kilogram (kg) selama libur Isra Mikraj dan libur panjang di Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG 3 kg alias gas melon hingga Minggu (18/1/2026) pekan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran di luar penyaluran reguler untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat di tengah masyarakat," ujar Ahad, Jumat (16/1/2026).

Ahad menyampaikan Pertamina Patra Niaga menyiapkan penyaluran fakultatif sebesar 50 persen lebih dari rata-rata penyaluran harian dengan jumlah 88.920 tabung LPG untuk seluruh wilayah NTB. Sementara itu, untuk Bali ada 133.840 tabung LPG 3 kg.

ADVERTISEMENT

Tambahan tersebut, Ahad berujar, diharapkan dapat mencukupi kebutuhan aktivitas masyarakat selama libur panjang Isra Mikraj sehingga masyarakat dapat menikmati long weekend dengan tenang.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama LPG," kata Ahad.

Dia juga meminta agar masyarakat tidak panic buying selama long weekend ini. Dia mengajak masyarakat untuk dapat menggunakan LPG sesuai peruntukannya.

"Kami imbau LPG 3 kg merupakan produk subsidi yang ditujukan khusus masyarakat yang kurang mampu. Untuk masyarakat mampu bisa membeli LPG nonsubsidi (Bright Gas) di pangkalan yang tersebar," kata Ahad.

"Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," tandas dia.




(hsa/hsa)










Hide Ads