Parsel Laris Manis di Buleleng, Mulai Diburu Jelang Idul Fitri

Parsel Laris Manis di Buleleng, Mulai Diburu Jelang Idul Fitri

Made Wijaya Kusuma - detikBali
Sabtu, 30 Apr 2022 11:30 WIB
Riska Yuliani (24) pemilik usaha Singaraja Flanel yang beralamat di Jalan Srikandi No. 10X, Desa Sambangan, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng Bali, Penjualan Parcelnya Meningkat 75 persen Jelang Hari Raya Idul Fitri.
Riska Yuliani (24) pemilik usaha Singaraja Flanel yang beralamat di Jalan Srikandi No. 10X, Desa Sambangan, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng Bali, Penjualan Parcelnya Meningkat 75% Jelang Hari Raya Idul Fitri. (Foto: Made Wijaya Kusuma/detikBali)
Buleleng -

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah beberapa penjual parsel lebaran di Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali mulai kebanjiran orderan.

Memang jelang Idul fitri tidak akan pernah lepas dari pernak-pernik seperti parcel lebaran. Biasanya masyarakat membeli parsel untuk diberikan kepada keluarga, karyawan maupun kerabat terdekat.

Satu diantara penjual parsel di Buleleng yakni Riska Yuliani (24). Pemilik usaha Singaraja Flanel yang beralamat di Jalan Srikandi No. 10X, Desa Sambangan, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng Bali ini mengaku penjualan parselnya jelang idul fitri memang mengalami kenaikan yang cukup signifikan.


"Untuk peningkatannya sih jauh dibandingkan hari biasa. Kenaikannya mencapai 75 persen jelang Hari Raya Idul Fitri ada saja yang beli parsel. Sehari bisa sampai 10 parcel terjual bahkan bisa lebih, beda sama hari biasa paling cuma sekitar 3 parsel dalam sehari" ujar Yuliani saat ditemui oleh detikBali di tokonya, Jumat (29/4/2022).

Yuliani menjelaskan, dirinya menjual dua jenis parsel khusus untuk Hari Raya Idul Fitri yakni parsel dengan isian snack dan juga parsel dengan isian pecah belah seperti gelas cangkir, dan piring keramik.

Itu dirangkai sedemikian rupa di dalam keranjang yang terbuat dari bambu. Kelihatan unik apalagi ditambah dengan bunga imitasi sebagai hiasan parsel buatannya.

Adapun harga yang dibanderolnya untuk satu unit parsel itu tergantung dari permintaan konsumen. Jadi konsumen bisa memesan parsel sesuai dengan budget yang dimiliki pembeli.

"Jadi saya untuk harga itu gak pernah mem-budget-kan harus berapa harganya, itu tergantung dari si pembeli, pembelinya mau yang budget berapa. Misalkan buatin parsel yang budget-nya Rp 100 ribu itu ada parcel snack, parcel buah dan parcel pecah belah bisa saya buatkan sesuai dengan budget-nya, jadi itu bisa diatur sih dengan budget-nya si pembeli. Kebanyakan sih saat ini membeli parsel yang kisarannya Rp 150 ribu" imbuh yuliani.

Pembelinya pun berasal dari beberapa daerah bukan hanya dari Singaraja saja, bahkan ada yang dari luar Bali seperti Jakarta.

"Saya karena bukaya lewat online sama offline, jadi untuk online-nya itu dia si pembeli ada dari berbagai kota, ada yang dari Jakarta, Denpasar, dari jawa tuh banyak juga yang mesen. Biasanya sih yang dari luar kota itu kebanyakan perusahaan itu dikasih ke karyawannya" tukas Yuliani.



Simak Video "Ferdy Sambo Hingga Fadil Imran Jadi Sasaran Akun @rakyatjelata_98"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)