Progres penataan Jalan Diponegoro, Kota Singaraja, Buleleng, Bali, telah mencapai 40%. Fokus pengerjaan saat ini adalah pemasangan batu andesit di pedestrian dan pembenahan drainase.
"Sudah 40%. Batu andesit sudah terpasang dari utara ke selatan dikerjakan bertahap," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPerkim) Buleleng, I Putu Adiptha Eka Putra, Jumat (23/10/2026)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kawasan yang ditata memiliki panjang 258 meter. Selain batu andesit untuk pedestrian, proyek ini juga mencakup pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU), lampu hias, dan penanaman pohon.
Lampu yang digunakan akan menyerupai desain lampu di kawasan Titik Nol Singaraja dan menggunakan panel surya. Pemasangannya dilakukan setelah pekerjaan utama selesai.
Adiptha memastikan pengerjaan proyek masih sesuai rencana. Sebelumnya, pekerjaan sempat menunggu pemasangan beton precast yang berukuran besar. Setelah dipasang, bagian tersebut digali dan ditutup kembali untuk melanjutkan pekerjaan.
Penataan Jalan Diponegoro juga disertai perbaikan saluran drainase. Dinas PUPRPerkim Buleleng juga memutuskan untuk memperlebar proyek drainase.
"Drainase diperlebar dari 80 sentimeter menjadi 1 meter. Kemiringannya sudah kita hitung supaya aliran air mengarah ke pelabuhan," jelas Adiptha.
Setelah rampung, penataan ini diharapkan membuat Jalan Diponegoro, Singaraja, lebih tertata, nyaman bagi pejalan kaki, serta memiliki sistem drainase yang lebih baik.