Mayjen Putra Widiastawa Dwi Agung Susilo resmi memulai tugas sebagai Panglima Kodam (Pangdam) IX/Udayana setelah serah terima jabatan (sertijab) di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Jumat (16/10/2026). Sertijab bersama sejumlah jabatan pangdam lain itu dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Tandyo Budi Revita.
Perwira tinggi (pati) TNI AD kelahiran Singaraja, Buleleng, Bali, itu menggantikan Mayjen Piek Budyakto yang kini bertugas sebagai Pangdam V/Brawijaya. Penunjukan Putra tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep 1236/X/2026 tertanggal 1 Oktober 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Putra merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1995 dari kecabangan infanteri. Sebagian perjalanan kariernya ditempa melalui berbagai penugasan di Komando Pasukan Khusus (Kopassus), sebelum dipercaya menduduki sejumlah jabatan komando dan staf di lingkungan TNI AD.
Sebelum ditunjuk sebagai Pangdam IX/Udayana, pria kelahiran Singaraja, 3 April 1971 itu menjabat Inspektur Kopassus sejak 15 Agustus 2025. Dia juga pernah mengemban sejumlah posisi strategis, antara lain Danyonif Linud 328 Kostrad, Dandim 0911/Nunukan, Danbrigif 22/Ota Manasa, Asops Kasdam XII/Tanjungpura, serta Wadan Rindam XIII/Merdeka.
Pengalaman tugasnya turut mencakup sejumlah wilayah operasi. Putra tercatat pernah bertugas di Timor Timur (1998), Ambon (2000), Aceh (2002), pengamanan perbatasan RI-Papua (2015), serta Operasi Tinombala di Poso (2016).
Dari sisi pendidikan pengembangan karier, dia menyelesaikan pendidikan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) pada 2009 dan Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI) pada 2018. Putra juga mengikuti pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) pada 2024.
Selama bertugas, dia memperoleh sejumlah tanda kehormatan, di antaranya Satyalancana Seroja, Satyalancana Wira Dharma, dan Satyalancana PBB atau UN Medal.
Kapendam IX/Udayana, Kolonel Inf Amrizal Nasution, mengatakan penunjukan Putra diharapkan menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus memperkuat pelaksanaan tugas Kodam IX/Udayana.
"Sebagai putra daerah Bali yang lahir di Singaraja, Mayjen TNI Putra Widiastawa diharapkan dapat melanjutkan kesinambungan kepemimpinan serta memperkuat pelaksanaan tugas Kodam IX/Udayana," ujar Amrizal dalam keterangan keteranganya, Rabu (21/10/2026).
Menurut Amrizal, pengalaman Putra dalam penugasan dan kepemimpinan di berbagai satuan diharapkan dapat mendorong profesionalisme prajurit, memperkuat sinergi dengan berbagai komponen bangsa, serta menjaga hubungan TNI dengan masyarakat.
Pergantian ini sekaligus menandai berakhirnya masa jabatan Piek Budyakto sebagai Pangdam IX/Udayana. Piek selanjutnya mendapat penugasan baru untuk memimpin Kodam V/Brawijaya.