detikBali

Profil Mayjen TNI Edi Saputra, Pangdam Baru dan Pertama di NTB

Terpopuler Koleksi Pilihan

Profil Mayjen TNI Edi Saputra, Pangdam Baru dan Pertama di NTB


Mariana Yaroh - detikBali

Presiden Prabowo Subianto meresmikan 204 satuan baru TNI termasuk 6 kodam baru dalam Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap, Jakarta, Senin (5/10/2026).
Presiden Prabowo Subianto meresmikan 204 satuan baru TNI termasuk 6 kodam baru dalam Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap, Jakarta, Senin (5/10/2026). (Foto: Kris-Biro Pers Sekretariat Presiden)
Daftar Isi
Denpasar -

Presiden Prabowo Subianto meresmikan 204 satuan TNI, termasuk enam komando daerah militer (kodam) baru saat upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap, Jakarta. Prabowo juga melantik enam pangdam baru, salah satunya Mayjen TNI Edi Saputra sebagai Pangdam XXX/Rinambora.

Pelantikan Mayjen Edi Saputra tersebut menjadikannya sebagai panglima kodam pertama di Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebelumnya, wilayah NTB masuk dalam teritori militer Kodam X/Udayana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum menduduki jabatan ini, Mayjen TNI Edi Saputra tercatat pernah menjabat sebagai Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Geografi Lemhanas sejak 2025. Selain itu, ia juga memiliki karier militer yang yang panjang.

Simak profil hingga perjalanan karier TNI Mayjen Edi Saputra yang kini menjabat sebagai Pangdam XXX/Rinambora berikut ini.

ADVERTISEMENT

Profil dan Riwayat Pendidikan Mayjen Edi Saputra

Edi Saputra merupakan pria kelahiran Tamiang-Aceh, 26 Juli 1973. Ia tumbuh besar dan menyelesaikan pendidikan menengahnya di Aceh. Edi Saputra lulus Akademi Militer (Akmil) pada 1994 dari kesatuan Infanteri.

Pada 2020, Edi mengikuti pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia. Ia juga mengikuti pendidikan di Lemhannas pada 2023.

Karier militer Edi berkembang pesat dari tahun ke tahun hingga membuatnya menduduki jabatan strategis. Mulai dari satuan tempur hingga komando kewilayahan.

Rekam Jejak Karier Militer Edi Saputra

Edi pertama kali ditugaskan sebagai Batalyon Infanteri 509/ Raider yang bermarkas di Jember, Jawa Timur. Ia juga sempat menjabat sebagai wakil komandan militer untuk wilayah Kepulauan Riau.

Setelah itu, Edi ditugaskan sebagai Kasi Teritorial Korem 142/Taroada Tarogau, Sulawesi Selatan. Pada 2011, ia naik pangkat menjadi komandan Batalyon Infanteri 408/Suhbrastha.

Edi kemudian dipindahkan ke Sragen untuk bertugas sebagai Komandan Distrik Militer di wilayah tersebut. Ia mengakhiri masa jabatannya tersebut pada 6 Oktober 2015.

Satu bulan berikutnya, Edi dilantik sebagai Asisten Personil Kasdivif 1 Kostrad yang bermarkas di Cilodong, Depok. Setelah dua tahun bertugas, ia dilantik sebagai Asisten Personil Kepala Staf Daerah Militer I/Bukit Barisan Sumatera Utara dan menjabat selama dua tahun sejak 2017 hingga 2019.

Selain itu, Edi juga pernah bertugas sebagai Wakil Komandan Resimen Induk Daerah Militer XVII/Cenderawasih. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional, ia pernah menjabat sebagai Paban II/Puanter Sterad dan Wakil Komandan Pusat Pendidikan Teritorial.

Segudang pengalaman tersebut mengantarkan Edi menyandang pangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) pada 2023. Ia kemudian dipercaya menjabat sebagai Kepala Staf Komando Garnisun Tetap I/Jakarta.

Karier Edi semakin moncer. Ia mendapatkan promosi menjadi Mayor Jenderal (Mayden) pada 30 September 2025 dan menduduki jabatan sebagai Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Geografi di Lembaga Ketahanan Nasional.

Saat ini, Mayden TNI Edi Saputra mengemban amanah baru sebagai Panglima Kodam XXX/ Rinambora di NTB. Rekam jejak tersebut menjadi bekal bagi Edi dalam menjalankan tanggung jawab dan memimpin Kodam di wilayah NTB.



(iws/iws)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads