Dinas Perikanan Kabupaten Badung menargetkan penyaluran paket olahan ikan sebanyak 10 kali sepanjang tahun 2026. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Badung untuk meningkatkan gizi keluarga, mencegah stunting, sekaligus menggerakkan ekonomi pelaku usaha perikanan setempat.
"Kami salurkan di Desa Ayunan dan merupakan titik kedelapan dari target 10 kali penyaluran sepanjang tahun 2026. Program ini sengaja melibatkan kelompok pembudidaya serta pengolah lokal guna menggerakkan sektor ekonomi perikanan Badung," kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung I Nyoman Suardana, Selasa (20/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak 200 paket olahan ikan dibagikan untuk warga Desa Ayunan, Kecamatan Abiansemal, Badung, dalam kegiatan tersebut. Penyaluran pada titik kedelapan itu juga dirangkaikan dengan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga setempat.
"Kami berharap kegiatan ini dapat terus mendorong masyarakat untuk gemar mengonsumsi ikan. Di sisi lain, program ini juga memberikan ruang bagi kelompok pembudidaya, pengolah, dan pemasar hasil perikanan lokal untuk terus berkembang," ujar Suardana.
Ratusan paket bantuan tersebut berisi kombinasi produk perikanan air tawar dan laut seperti olahan ikan nila, ikan lele, hingga abon tuna. Suardana berharap bantuan tersebut dapat memenuhi nutrisi harian masyarakat.
Diketahui, program serupa tuntas digelar pada 2025 dengan sasaran jumlah lokasi yang sama dengan tahun ini. Selain 200 paket untuk pencegahan, Dinas Perikanan Badung juga menyiapkan 350 paket tambahan yang ditujukan bagi masyarakat yang sudah masuk kategori stunting.