Program bimbingan belajar (bimbel) bahasa Inggris gratis yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung banjir peminat. Hingga gelombang 7, akumulasi pendaftar program tersebut telah mencapai 28.179 peserta.
"Kami menyasar seluruh desa dan kelurahan jumlahnya ada 62 desa dan kelurahan. Per banjar ada tiga jenjang, yakni kindergarten, elementary, dan junior high school," kata Sekretaris Disdikpora Badung, Rai Twistyanti Raharja, saat dikonfirmasi, Kamis (8/10/2026).
Rai memastikan jumlah pendaftar bakal terus bertambah seiring berjalannya proses pendataan untuk gelombang 8. Pendataan yang dilakukan di setiap desa tersebut hingga kini telah mengantongi sebanyak 1.986 peserta baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pembatasan kapasitas maksimal 25 peserta per kelas dilakukan untuk menjaga efektivitas serta kualitas interaksi belajar mengajar. Pada gelombang 1, kegiatan pembelajaran awalnya hanya berjalan untuk dua kelas," ujar Rai.
Disdikpora Kabupaten Badung, dia berujar, melakukan evaluasi menyeluruh atas pelaksanaan di awal program bimbel bahasa Inggris tersebut. Berdasarkan hasil evaluasi, tiga kelas pembelajaran dibuka secara konsisten mulai gelombang 2 hingga gelombang 7.
Rai merinci akumulasi peserta bimbel hingga Oktober 2026 mencakup 9.261 tingkat beginner, 9.908 tingkat elementary, serta 9.010 tingkat intermediate. Melalui program bahasa Inggris gratis ini, anak-anak di Gumi Keris diharapkan memiliki daya saing yang jauh lebih kuat di tingkat internasional.
Menurut Rai, program bimbel gratis ini tidak sekadar berfokus pada peningkatan kemampuan berbahasa Inggris. Penguasaan bahasa Inggris diposisikan sebagai kunci utama untuk membuka peluang global sekaligus menghapus batasan komunikasi.
"Jadi ini juga program prioritas Bapak Bupati. Sehingga ke depan diharapkan siswa di Badung bisa berbahasa Inggris," pungkas Rai.