Seorang pria bernama Ketut Selamat ditemukan tergeletak tak bernyawa di jalan perkebunan menuju ke pondokan Dadem, Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Bangli. Petani 49 tahun itu tewas diduga mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor.
"Itu kejadiannya Selasa 6 Oktober 2026, pukul 15.00 Wita. Ada warga yang melapor," kata Kapolres Bangli AKBP Anggun Adhika Putra kepada detikBali, Kamis (8/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adhika mengatakan jasad Selamat ditemukan kali pertama oleh seorang warga asing asal Manchester, Inggris, bernama Mike Lambrou. Dia sedang berkendara sepeda motor bersama anaknya saat melintas di jalan itu.
Jasad Selamat sempat didekati saat Lambrou melintas di jalan itu. Saat Lambrou yakin itu adalah jasad seseorang, dia lalu meminta bantuan warga di Jalan Raya Siakin terdekat untuk melaporkan penemuan jasad Selamat.
"Saksi (Lambrou) sempat memindahkan sepeda motor yang menimpa korban. Lalu, urat nadi dicek mengira korban sudah dalam keadaan meninggal," kata Adhika.
"Kemudian saksi langsung mengarah ke jalan raya untuk meminta pertolongan pengendara yang melintas," imbuhnya.
Adhika mengatakan ada seorang warga bernaa Jro Widiarta yang dimintai tolong. Widiarta dengan berkendara motor mengikuti Lambrou, ke lokasi penemuan jasad Selamat.
Tiba di lokasi kejadian, Selamat yang masih tergeletak di pinggir jalan dipastikan tewas. Penemuan itu lalu dilaporkan ke polisi, pihak keluarga, dan kelian adat.
"Sudah kami selidiki. Hasilnya, ada beberapa luka di tubuh korban akibat tertimpa sepeda motor. Bagian kepala belakang terdapat luka, mata sebelah kanan mengalami lebam, dan keluar darah dari hidung dan telinga," katanya.