detikBali

6 Charger Terpasang, Bus Listrik Trans Sarbagita Siap Mengaspal November

Terpopuler Koleksi Pilihan

6 Charger Terpasang, Bus Listrik Trans Sarbagita Siap Mengaspal November


Muhammad Izzul Wafa - detikBali

EV Charging Station bus listrik Trans Sarbagita di parkiran GOR Ngurah Rai, Denpasar, Kamis (8/10/2026).
EV Charging Station bus listrik Trans Sarbagita di parkiran GOR Ngurah Rai, Denpasar, Kamis (8/10/2026). (Foto: Izzul Wafa/detikBali)
Denpasar -

Sebanyak enam charger (pengisi daya) kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) disiapkan untuk mendukung operasional bus listrik Trans Sarbagita di Bali. Tiga charger dipasang di Pool Dinas Perhubungan (Dishub) Bali, sedangkan tiga lainnya berada di sisi utara GOR Ngurah Rai.

Kepala Dishub Bali I Kadek Mudarta menjelaskan pemasangan pengisi daya tersebut merupakan bagian dari persiapan sebelum bus listrik Trans Sarbagita mulai melayani masyarakat.

"Charging ada di dua tempat, di Pool Dinas Perhubungan tiga unit dan di parkir GOR Ngurah sisi utara tiga unit," jelas Kadek saat dikonfirmasi detikBali, Kamis (8/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kadek mengatakan bus listrik Trans Sarbagita merupakan program hibah dari Global Green Growth Institute (GGGI) kepada pemerintah pusat yang kemudian diteruskan ke pemerintah daerah. Bali mendapat 11 unit bus listrik dalam program tersebut.

ADVERTISEMENT

Bus berwarna biru, putih, dan kuning itu semula bakal beroperasi pada awal Oktober. Namun, jadwal tersebut mengalami penyesuaian menjadi November karena menunggu proses administrasi hibah dan persiapan peluncuran.

"Waktu operasional menyesuaikan dengan penyelesaian administrasi hibah dan rencana ceremony launching yang dijadwalkan tanggal 22 Oktober. Operasional dimulai di awal bulan untuk memudahkan perhitungan biaya-biaya, terutama gaji sopir," ujarnya.

Bus listrik tersebut nantinya melayani rute koridor Trans Sarbagita dari GOR Ngurah Rai menuju Kampus Universitas Udayana (Unud) hingga kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK).

Dari sisi kendaraan, bus diketahui menggunakan karoseri produksi Laksana asal Semarang dengan sasis Hyundai dari Korea Selatan. Dalam sekali pengisian daya, bus diklaim mampu menempuh jarak hingga 250 kilometer.

"Jarak tempuh sesuai manual sekitar 250 kilometer. Namun rilnya bergantung beban, cuaca, dan medan tanjakan," kata Kadek.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads