Abdul Mu'ti Kunjungi SDN 15 Dangin Puri, Cek Progres Revitalisasi

Izzul Wafa - detikBali
Jumat, 02 Okt 2026 14:55 WIB
Foto: Izzul Wafa
Denpasar -

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti meninjau proses revitalisasi SDN 15 Dangin Puri, Jumat (2/10/2026). Ia memastikan bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat berjalan dengan baik.

Kunjungan kali ini, Abdul Mu'ti didampingi Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara. Sekolah yang berlokasi di Jalan Letda Reta, Dangin Puri Klod, Denpasar Timur ini mendapat bantuan revitalisasi sebesar Rp 478,7 juta dari APBN 2026.

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk memperbaiki empat ruang kelas, menata halaman sekolah, serta memperbaiki sejumlah fasilitas kamar mandi.

"SD 15 Dangin Puri ini mendapatkan bantuan revitalisasi Rp 478,7 juta, itu untuk empat ruang kelas, dan penataan halaman, dan ada beberapa untuk kamar mandi," ujar Jaya Negara.

Sementara itu, Abdul Mu'ti menyebut dukungan pemerintah untuk revitalisasi satuan pendidikan di Bali meningkat pada 2026. Tahun ini, sebanyak 401 satuan pendidikan di Bali mendapat bantuan revitalisasi dengan total anggaran Rp 272,662 miliar.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan 2025 yang mana kala itu pemerintah memberikan bantuan revitalisasi kepada 188 sekolah di Bali dengan total anggaran Rp 156,961 miliar.

"Untuk tahun 2026 ada peningkatan yang sangat signifikan untuk revitalisasi di Provinsi Bali. Untuk satuan pendidikan secara keseluruhan ada 401 sekolah, kemudian anggarannya Rp 272.662.302.085," kata Mu'ti.

Sebelum meninjau SDN 15 Dangin Puri, Mu'ti terlebih dahulu mengunjungi TK Indraprasta di Kabupaten Badung. Sekolah tersebut juga menjadi bagian dari kunjungan Mendikdasmen dalam rangka melihat pelaksanaan revitalisasi satuan pendidikan di Bali.

Mendikdasmen menjelaskan besaran bantuan revitalisasi setiap sekolah tidak sama. Nilainya bergantung pada pengajuan sekolah serta prioritas pemerintah dalam menangani kondisi sekolah yang membutuhkan perbaikan.

"Seperti tadi yang di TK itu bantuannya lebih besar dari yang di sini, yang di TK tadi Rp 1 miliar lebih bantuannya karena yang dikerjakan lebih banyak. Sehingga jumlah bantuan revitalisasi itu sangat bergantung pada pengajuan sekolah dan juga prioritas untuk memberikan revitalisasi bagi sekolah-sekolah yang rusak berat," ujarnya.

Mu'ti mengatakan pemerintah pada 2026 memprioritaskan revitalisasi sekolah yang terdampak bencana, berada di daerah 3T, serta mengalami kerusakan berat.

"Jadi prioritas kami untuk tahun ini 2026 adalah sekolah yang terdampak bencana, sekolah daerah 3T dan sekolah yang rusak berat," kata Mu'ti.

Meski demikian, sekolah lain tetap berpeluang memperoleh bantuan revitalisasi. Pemerintah daerah dapat mengajukan sekolah yang membutuhkan perbaikan untuk kemudian dipertimbangkan sesuai dengan prioritas yang ditetapkan.

"Sekolah yang lain juga bisa kita bantu tentu dengan prioritas yang diajukan oleh pemerintah daerah," imbuhnya.

Berdasarkan pantauan detikBali di lokasi, proses pembangunan di SDN 15 Dangin Puri masih berlangsung hingga kini. Sejumlah ruang kelas di sisi timur sekolah tampak masih dalam tahap pengerjaan.

Revitalisasi tersebut ditargetkan rampung pada November 2026 sesuai dengan waktu pelaksanaan pembangunan selama 150 hari, yang sudah berjalan sejak Juni lalu.



Simak Video "Video Sekolah Rusak Kena Banjir Diprioritaskan Dapat Dana Revitalisasi 2026"

(mud/mud)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

detikNetwork