detikBali

Jalan Batur hingga Kintamani Berlubang-Retak, Perbaikan Mulai Oktober

Terpopuler Koleksi Pilihan

Jalan Batur hingga Kintamani Berlubang-Retak, Perbaikan Mulai Oktober


Aryo Mahendro - detikBali

Kondisi aspal Jalan Batur-Jalan Raya Kintamani, Bangli, Sabtu (26/9/2026).
Kondisi aspal Jalan Batur-Jalan Raya Kintamani, Bangli, Sabtu (26/9/2026). (Foto: Aryo Mahendro/detikBali)
Bangli -

Jalan Batur hingga Jalan Raya Kintamani, Bangli, Bali, yang dipenuhi lubang dan retakan bakal diperbaiki. Pemerintah Provinsi Bali telah meneken kontrak perbaikan jalan tersebut dan ditargetkan mulai dikerjakan Oktober atau November 2026.

"Tahun ini sudah tender. Mungkin Oktober 2026 atau November 2026 sudah mulai dibuat (diperbaiki)," kata Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar kepada detikBali, Sabtu (26/9/2026).

Kondisi jalan di kawasan wisata Kintamani memang mulus. Pantauan detikBali, terdapat marka jalan tanpa lubang maupun keretakan di aspalnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, kondisi berbeda terlihat saat memasuki Jalan Batur hingga Jalan Raya Kintamani. Di Jalan Batur, tidak terdapat marka jalan di aspalnya.

ADVERTISEMENT

Lubang dan keretakan aspal mulai terlihat di Jalan Batur, tepat di depan kompleks Pura Sad Kahyangan Ulun Danu Batur. Kondisi serupa juga terlihat mulai di Jalan Raya Kintamani.

Retakan dan lubang memang tidak terlalu parah. Namun, kerusakan itu terlihat merata hingga beberapa belas meter sebelum ruas jalan di depan Kantor Kecamatan Kintamani, yang sudah mulai dilapisi aspal baru.

Diar mengatakan kontrak kerja perbaikan jalan tersebut sudah diteken Dinas PUPR Bali. Dalam waktu dekat, aspal di ruas jalan itu akan diperbaiki.

Diakuinya, kondisi jalanan tersebut sudah beberapa tahun belakangan belum mendapat perhatian. Keterbatasan anggaran di APBD Bangli menjadi alasan utama kondisi aspal di jalanan itu seolah tak terurus.

"Ya mungkin dengan segala keterbatasan anggaran saja," kata Diar.

Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika mengatakan keterbatasan anggaran bukan kendala semata. Jalan Batur, Jalan Raya Kintamani, hingga persimpangan arah ke kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, merupakan aset Pemerintah Provinsi Bali.

Sehingga, Pemerintah Kabupaten Bangli tidak dapat berbuat banyak terkait kondisi aspal di jalanan tersebut.

"Karena itu kewenangan provinsi. Kami hanya mengusulkan ke Dinas PUPR Bangli untuk mengkomunikasikan kondisi aspal itu ke Dinas PUPR Bali. Jadi, pelanggaran juga kalau kami memperbaiki sendiri aspalnya," kata Suastika.

"Karena memang sudah lama rusak (aspalnya) di Jalan Batur itu," imbuhnya.

Suastika mengatakan yang menjadi fokus saat ini adalah jalanan yang merupakan aset Pemerintah Kabupaten Bangli. Usulan perbaikan jalan sepanjang 300 kilometer (km) sudah dilontarkan DPRD Bangli saat rapat paripurna kemarin.

Temuan kerusakan jalanan sepanjang ratusan km itu mencakup wilayah kota dan pedesaan di Bangli. Pemasangan lampu di jalanan yang masih minim penerangan juga diusulkan saat rapat paripurna yang membahas rancangan APBD Bangli 2027.

"(Akan diperbaiki) secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah. Karena infrastruktur itu mandatory spending. Harus kami jalankan," katanya.

Suastika mengatakan nominal anggaran perbaikan jalan yang menjadi aset Pemerintah Kabupaten Bangli belum ditetapkan. Masih ada proses pembahasan yang wajib dilalui sebelum dianggarkan di APBD Bangli 2027.

"Karena sumber dananya adalah transfer dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat, dalam bentuk BKK (bantuan keuangan khusus)," katanya.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads