detikBali

Remaja Boncengan Motor Tabrak Nenek-nenek hingga Tewas di Buleleng

Terpopuler Koleksi Pilihan

Remaja Boncengan Motor Tabrak Nenek-nenek hingga Tewas di Buleleng


Made Wijaya Kusuma - detikBali

Polisi olah TKP kecelakaan di Jalan Raya Jinengdalem, Desa Jinengdalem, Buleleng, Bali, Jumat (25/9/2026) pagi.
Foto: Polisi olah TKP kecelakaan di Jalan Raya Jinengdalem, Desa Jinengdalem, Buleleng, Bali, Jumat (25/9/2026) pagi. (Dok. Polres Buleleng)
Buleleng -

Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) maut terjadi di Jalan Raya Jinengdalem, Desa Jinengdalem, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (25/9/2026) pagi. Seorang perempuan berusia 61 tahun tewas setelah ditabrak sepeda motor saat menyeberang jalan. Motor tersebut dikendarai seorang remaja.

Korban bernama Ketut Narsih. Ia mengalami luka robek di bagian belakang kepala dan kaki kanan serta lebam pada punggung kanan. Narsih sempat dilarikan ke RSUD Buleleng dalam kondisi tidak sadarkan diri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz membeberkan kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.45 Wita di Jalan Raya Jinengdalem, tepatnya di wilayah Dusun Gambang, Desa Jinengdalem.

"Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Beat DK 4150 GAQ dengan seorang pejalan kaki," kata Yohana, saat dikonfirmasi.

ADVERTISEMENT

Yohana menjelaskan, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat yang dikendarai Komang Budarsana (15) melaju dari arah selatan menuju utara. Saat tiba di lokasi kejadian, motor tersebut menabrak Ketut Narsih yang sedang menyeberang jalan dari arah timur menuju barat.

Akibat kejadian tersebut, Ketut Narsih mengalami luka serius dan akhirnya meninggal dunia. Sementara pengendara motor dan penumpangnya juga mengalami luka.

"Pengendara mengalami luka lecet pada kaki kiri. Sedangkan penumpangnya, Kadek Suartayasa (15), mengalami luka lecet pada pipi kiri serta tangan dan kaki kiri. Keduanya dirawat di RSUD Buleleng," jelasnya.

Yohana menyebut kedua remaja yang berada di atas motor tersebut tidak menggunakan helm. Pengendara juga belum memiliki surat izin mengemudi (SIM).

Polisi masih melakukan penanganan dan penyelidikan terhadap kecelakaan tersebut. Petugas telah mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, pengukuran dan penggambaran TKP, serta memeriksa kondisi para korban di rumah sakit.

"Untuk sementara, kecelakaan diduga terjadi karena pengendara kurang berhati-hati dan tidak memperhatikan adanya pejalan kaki yang sedang menyeberang," ujar Yohana.



(hsa/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads