Banyak orang masih mempertimbangkan kondisi air putih untuk diminum. Sebagian meyakini konsumsi air bersuhu ruang atau sejuk lebih baik untuk kesehatan, sedangkan air dingin bisa memberi efek samping.
Lantas, seperti apa faktanya menurut ahli kesehatan?
Matthew Landry, ahli gizi terdaftar sekaligus asisten profesor kesehatan global di University of California, mengungkapkan kisaran suhu ideal air minum adalah di level sejuk, yakni sekitar 15 hingga 22 derajat Celsius.
"Air putih dengan kondisi sejuk kemungkinan merupakan pilihan terbaik karena paling nyaman dan enak diminum," ujar Landry dilansir dari detikHealth.
Menurut Landry, suhu air akan segera menyesuaikan diri dengan suhu tubuh begitu diminum. Walhasil, pengaruhnya terhadap pencernaan relatif kecil.
Landry menegaskan, kecukupan cairan jauh lebih penting ketimbang suhu air yang diminum. Pengecualian lain berlaku saat cuaca sangat panas, di mana air dingin dinilai lebih efektif membantu tubuh tetap terhidrasi.
Preferensi pribadi tetap menjadi indikator terbaik, kecuali bagi penderita GERD, gangguan menelan, atau hipersensitivitas saluran cerna yang perlu memilih suhu paling nyaman bagi tubuh mereka.
(hsa/hsa)