Sebanyak 26 desa di Kabupaten Gianyar baru saja menggelar Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026. Terdapat sebanyak 61 calon perbekel yang mengikuti kontestasi pemilihan kepala desa tersebut.
Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra meminta para perbekel terpilih untuk meningkatkan potensi ekonomi di desa masing-masing. Mahayastra juga mendorong para perbekel untuk mengoptimalkan potensi lokal demi memperkuat pendapatan asli desa (PADes).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tantangan yang akan dihadapi perbekel terpilih adalah dalam pengelolaan pemerintahan dan keuangan," kata Mahaystra dalam keterangannya, Minggu (20/9/2026).
Mahaystra mengatakan masing-masing desa memiliki karakteristik serta potensi berbeda. Menurutnya, para perbekel dituntut kreatif mengembangkan potensi setempat untuk meningkatkan kesejahteraan warga.
"Jangan terlalu bergantung pada transfer daerah. Masing-masing desa diharapkan mampu mengelola pendapatan asli desa dan terus menggali peluang-peluang pendapatan yang ada di desa," kata Mahayastra.
Selain itu, Mahayastra juga mengingatkan program kerja perbekel harus sejalan dengan program kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar. Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa dengan pemerintah kabupaten perlu diperkuat.
"Saya berharap program-program pemerintah kabupaten bisa terus bersinergi dengan kebutuhan desa. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di desa harus bisa kita jawab bersama," imbuhnya.
Mahayastra sendiri sempat mengunjungi sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) Pilkel Serentak di Gianyar. Adapun, pemungutan suara dalam Pilkel Serentak Gianyar tahun ini berlangsung 322 TPS dengan jumlah pemilih mencapai 145.499 orang.