detikBali

Kesaksian Warga Dengar Ledakan lalu Api Berkobar

Terpopuler Koleksi Pilihan

Kesaksian Warga Dengar Ledakan lalu Api Berkobar


Putu Yonata Udawananda - detikBali

TKP kebakaran di Jalan Siulan, Denpasar, Selasa (15/9/2026) (Putu Yonata/detikBali)
Foto: : TKP kebakaran di Jalan Siulan, Denpasar, Selasa (15/9/2026). (Dok. Putu Yonata/detikBali)
Denpasar -

Bangunan penyimpanan alat dekorasi dan bengkel yang berada di Jalan Siulan Gang Nusa Indah, Denpasar Timur, Kota Denpasar terbakar pada Selasa (15/9/2026) sore. Kebakaran berlangsung sekitar dua jam hingga berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.30 Wita.

Kebakaran tersebut mengundang perhatian warga. Sebab, ledakan kembang api di dalam rumah yang memicu kebakaran terdengar keras. Salah satu warga yang tinggal di belakang TKP, Nyoman Ari (52) mendengar sejumlah ledakan sebelum kebakaran membesar.

"Kebetulan juga kita baru bangun kan. Nggak tahu seperti apa kejadian awalnya, tapi yang terdengar itu ledakan, kemudian kita bergegas," ungkap Ari saat ditemui di lokasi kebakaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pasca kebakaran membesar, dia turut membantu memadamkan api dari selang rumahnya. Dia rela memanjat atap untuk membantu proses pemadaman.

ADVERTISEMENT

"Kita kebetulan juga naik dari rumah itu, rumah sebelah itu, kita dari atasnya sebelum Damkar datang. Akhirnya ada salah satu warga nelpon Damkar, datanglah," tuturnya.

Namun demikian, dia tidak mengetahui persis bangunan yang menyimpan kembang api tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana, menyampaikan ada dua korban yang mengalami luka bakar akibat kejadian tersebut. Satu korban mengalami luka bakar ringan, sementara satu lagi harus dilarikan ke rumah sakit.

"Korban ada tadi luka bakar dua orang. Yang satu pada kaki saja, sudah lepas. Yang lagi satu saya belum sempat lihat tadi, sudah keburu dilarikan ke rumah sakit," ungkap Tirana saat ditemui di lokasi kebakaran.

Pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran tersebut. Namun, proses pemadaman sempat terkendala kembang api yang meledak-ledak selama proses pemadaman. Kembang api itu diduga menjadi pemicu terbakarnya bengkel yang ada di seberangnya.

Sementara, kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran dan kedua TKP saat ini sudah diberi garis polisi.

"Kalau kendala tadi kendalanya cuma ada ledakan tadi. Tapi sudah bisa kita atasi dengan terus melaksanakan penyemprotan sehingga dingin. Tadi ledakan-ledakan banyak sekali tadi," tuturnya.

Sebanyak delapan armada damkar dikerahkan untuk memadamkan api.



(hsa/hsa)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads