detikBali

Dilaporkan Hilang di Kebun, Lansia Jembrana Ditemukan Linglung di Sungai

Terpopuler Koleksi Pilihan

Dilaporkan Hilang di Kebun, Lansia Jembrana Ditemukan Linglung di Sungai


I Putu Adi Budiastrawan - detikBali

Petugas melakukan upaya pencarian lansia yang hilang saat berpamitan ke kebun di Banjar Tibusambi, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Senin (7/9/2026). (Foto: Dok. SAR Jembrana)
Petugas melakukan upaya pencarian lansia yang hilang saat berpamitan ke kebun di Banjar Tibusambi, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Senin (7/9/2026). (Foto: Dok. SAR Jembrana)
Jembrana -

Gusti Komang Suatra (83) dilaporkan hilang saat pergi ke kebun di Banjar Tibusambi, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali. Pria lanjut usia (lansia) itu akhirnya ditemukan dalam kondisi linglung di pinggir sungai.

Koordinator Pos SAR Jembrana, Dewa Putu Hendri Gunawan, mengungkapkan Suatra awalnya dilaporkan hilang pada Minggu (6/9). Menurutnya, operasi pencarian mulai dilakukan sejak pagi tadi setelah menerima laporan orang hilang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban berpamitan pada Minggu (6/9) sekitar pukul 13.00 Wita. Pencarian dilakukan mulai pagi tadi. Tim juga sempat menyisir area menggunakan drone thermal pada pukul 09.10 Wita, namun hasil awal masih nihil," ungkap Dewa Hendri saat dikonfirmasi detikBali, Senin (7/9/2026).

ADVERTISEMENT

Pencarian kemudian dilanjutkan sekitar pukul 13.00 Wita dengan menggeser fokus area ke arah timur. Keberadaan pria lansia itu baru terdeteksi sore harinya sekitar pukul 15.40 Wita dan ditemukan oleh seorang pemancing.

"Korban ditemukan oleh warga yang sedang memancing di sungai pada koordinat 8°22'0.03"S - 114°46'31.12"E, atau sekitar 2 kilometer ke arah utara dari titik perkiraan hilang (LKP). Korban dalam kondisi linglung, lalu dievakuasi ke rumah warga terdekat," jelas Dewa Hendri.

Dewa Hendri memastikan kondisi Suatra dalam keadaan selamat. Menurut dia, keluarga bersama perangkat desa lantas membawa lansia tersebut kembali ke rumahnya.

"Berdasarkan hasil koordinasi, korban langsung dibawa pulang. Operasi SAR resmi diusulkan untuk dihentikan dan seluruh unsur gabungan dikembalikan ke kesatuan masing-masing," pungkasnya.



(iws/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads