detikBali

RSUD Karangasem Kini Punya CT Scan 64 Slices, Pemeriksaan Bisa Lebih Lengkap

Terpopuler Koleksi Pilihan

RSUD Karangasem Kini Punya CT Scan 64 Slices, Pemeriksaan Bisa Lebih Lengkap


Sui Suadnyana, Selamat Juniasa - detikBali

Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata (Gus Par), meluncurkan CT scan 64 slices di Ruang Radiologi RSUD Karangasem, Senin (7/9/2026). (Foto: I Wayan Selamat Juniasa/detikBali)
Foto: Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata (Gus Par), meluncurkan CT scan 64 slices di Ruang Radiologi RSUD Karangasem, Senin (7/9/2026). (Foto: I Wayan Selamat Juniasa/detikBali)
Karangasem -

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karangasem kini mempunyai alat pemindaian tomografi terkomputasi atau computed tomography (CT) scan 64 slices. Alat ini diluncurkan Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata (Gus Par), di Ruang Radiologi RSUD Karangasem, Senin (7/9/2026).

"Kehadiran peralatan medis modern ini saya harap dapat mendukung proses pemeriksaan dan diagnosis secara lebih cepat, akurat, dan optimal," harap Gus Par dalam peluncuran tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kehadiran CT scan 64 slices di RSUD Karangasem diharapkan bisa memberikan layanan pemeriksaan yang makin lengkap kepada masyarakat. Harapan Gus Par, masyarakat Karangasem tak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit lain untuk melakukan CT scan.

Gus Par juga akan terus berkomitmen untuk meningkatkan sarana dan prasarana kesehatan, serta menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat. "Pelayanan kesehatan yang baik merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Direktur Utama (Dirut) RSUD Karangasem, I Putu Angga Wirayogi, mengatakan CT scan 64 slices diberikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam program Strengthening Indonesia's Healthcare Referral Network (SIHREN). Program tersebut dijalankan sebagai upaya pemerataan sarana dan prasarana kesehatan, khususnya sarana penunjang diagnosis di rumah sakit daerah.

"Dengan adanya alat ini, pasien yang membutuhkan pemeriksaan CT scan tidak perlu lagi kami rujuk ke rumah sakit lain," ujar Wirayogi.

RSUD Karangasem harus memenuhi sejumlah persyaratan yang diterapkan sebelum mendapatkan bantuan alat tersebut. Berbagai persyaratan itu mulai dari kesiapan ruangan, sumber daya manusia (SDM) hingga sarana penunjang seperti kelistrikan.

Seluruh persyaratan kemudian dilaporkan dan diverifikasi secara bertahap oleh Kemenkes. RSUD Karangasem juga harus mengurus perizinan sebelum scan dapat digunakan untuk pelayanan. Seluruh persyaratan sudah dipenuhi sehingga RSUD Karangasem mendapatkan CT scan 64 slices tersebut.

"Ini adalah jawaban dari keluhan masyarakat selama ini, misalnya pada kasus kecelakaan yang membutuhkan diagnosis awal. Dengan adanya alat ini, pasien tidak perlu lagi dirujuk hanya untuk pemeriksaan CT scan saja," ucap Wirayogi.

Kepala Unit Instalasi Radiologi RSUD Karangasem, Ni Kadek Antari Darmasih, mengatakan CT scan 64 slice membuat kemampuan pemeriksaan jauh lebih luas. RSUD Karangasem sebelumnya hanya memiliki CT scan 8 slice. Keterbatasan alat membuat sejumlah pasien harus dirujuk untuk mendapatkan pemeriksaan CT scan tertentu.

"Sekarang banyak pemeriksaan yang bisa kami lakukan, bahkan hampir semua pemeriksaan. Sebelumnya sangat terbatas sehingga banyak pasien yang tidak bisa dilakukan CT scan di sini dan terpaksa dirujuk," kata Antari.

Pemeriksaan lain yang dapat dilakukan CT scan 64 slice adalah kalsium score untuk mengetahui kadar atau skor kalsium pada pembuluh darah koroner. Hasil pemeriksaan dapat menjadi salah satu indikator adanya risiko penyumbatan pembuluh darah.

"Kalau bicara akurasi, CT scan 64 slices akurasinya sangat tinggi. Jadi sekarang masyarakat yang membutuhkan penanganan CT scan tidak perlu khawatir akan dirujuk lagi," ujar Antari



(hsa/hsa)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads