Polisi di Bali membekali generasi muda agar mampu memanfaatkan akal imitasi atau artificial intelligence (AI) secara bijak, aman dan bertanggung jawab di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Pembekalan itu dilakukan melalui Program Paham AI. Sebanyak 3.683 siswa menengah atas/siswa menengah kejuruan (SMA/SMK) di Bali telah mengikuti Program Paham AI yang dilaksanakan Polda Bali bersama seluruh polres/polresta jajaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali, Kombes Ariasandy, mengatakan Program Paham AI merupakan bentuk kepedulian Polri dalam mendampingi generasi muda menghadapi perkembangan teknologi digital.
"Kami ingin generasi muda tidak hanya mampu menggunakan AI, tetapi juga memahami manfaat, risiko dan etika dalam pemanfaatannya. Polri hadir untuk mendampingi dan membekali mereka agar teknologi dapat digunakan untuk belajar, berkreasi dan menghasilkan hal-hal positif," ujar Ariasandy.
Melalui program ini, pelajar juga diberikan pemahaman untuk lebih kritis dalam menerima informasi digital, termasuk mewaspadai hoaks, manipulasi konten, serta berbagai bentuk penyalahgunaan teknologi AI.
Program Paham AI menjadi bagian dari upaya humanis Polda Bali dalam mendampingi generasi muda agar makin cerdas, kreatif, kritis dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi.