Seorang warga Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, bernama Ni Wayan Geloh (78) ditemukan tewas di jurang dekat rumahnya. Perempuan lanjut usia (lansia) itu ditemukan tak bernyawa setelah sempat dilaporkan hilang selama hampir dua pekan.
"Korban atas nama Ni Wayan Geloh. Usia 78 tahun. Korban ditemukan hari ini, pukul 17.40 Wita, dalam keadaan meninggal dunia, nyangkut di jurang," kata Kepala BPBD Gianyar Ida Bagus Putu Suamba dalam keterangannya, Selasa (1/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suamba mengatakan Geloh sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya pada 21 Agustus 2026. Setelah melapor ke petugas BPBD Gianyar melalui Kepala Desa Tegallalang, keluarga dan beberapa tetangga diimbau agar berupaya mencari Geloh di sekitar rumah mereka.
Sepekan lebih dicari, Geloh belum ditemukan. Tak disangka, Geloh justru ditemukan tersangkut di jurang yang hanya berjarak 500 meter dari rumah, dalam kondisi tewas.
"Menerima laporan itu, kami langsung turunkan tim di lokasi kejadian. Setelah tiba 30 menit kemudian, kami lakukan evakuasi bersama Koramil dan personel dari Polsek Tegallalang," kata Suamba.
Suamba mengatakan proses evakuasi jenazah Geloh dari jurang itu memakan waktu dua jam. Seusai dievakuasi, jenazah Geloh langsung dibawa ke RS Ari Canti Gianyar.
"Jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Ari Canti Gianyar atas persetujuan keluarga," katanya.