detikBali

Turis Berhamburan Saat Chez Gado-Gado Seminyak Terbakar, Ini Penyebabnya

Terpopuler Koleksi Pilihan

Turis Berhamburan Saat Chez Gado-Gado Seminyak Terbakar, Ini Penyebabnya


Fabiola Dianira - detikBali

Kondisi bangunan Chez Gado-Gado Restaurant di Seminyak, Kuta, Badung usai terbakar, Senin (31/8/2026).
Kondisi bangunan Chez Gado-Gado Restaurant di Seminyak, Kuta, Badung usai terbakar, Senin (31/8/2026). (Foto: Fabiola Dianira/detikBali)
Badung -

Sejumlah wisatawan berhamburan menyelamatkan diri saat Chez Gado-Gado Restaurant di Seminyak, Kuta, Badung, terbakar, Minggu (30/8/2026) malam. Sebagian turis bahkan berlari ke arah pantai untuk menjauh dari kobaran api.

Salah seorang staf outlet gelato Dolmaro yang berada persis di depan lokasi, Ketut (25), mengatakan kepanikan terjadi setelah terdengar ledakan keras. Saat itu, dirinya masih bekerja di outlet tersebut.

"Di sini ada pelanggannya, tapi pas itu sudah selesai beli sih dia. Sudah ke payment langsung, semua jadi panik kan. Soalnya dengar ledakan yang keras kayak gitu. Ini outlet-ku tutup langsung kabur mengamankan diri," ujarnya saat ditemui detikBali, Senin (31/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketut mengatakan warga dan wisatawan yang berada di sekitar lokasi langsung berlari menjauh. Sejumlah turis disebut berlari ke arah pantai.

"Iya, semua lari. Bulenya semua lari, ada ke pantai, ada ke sana. Pada kabur. Ada yang nonton sih, beberapa," katanya.

ADVERTISEMENT

Menurut Ketut, kepanikan juga membuat sejumlah orang terpisah dari rombongan atau keluarganya.

"Ada yang mungkin punya keluarga udah pecah nih, takutnya dimana nyariin keluarganya gitu. Kan pecah, ada lari kesana, ada lari kesana. Ada yang panik juga," jelasnya.

Diduga Dipicu Balon Helium

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan kebakaran yang terjadi sekitar pukul 19.30 Wita itu diduga dipicu balon helium yang terkena api lilin saat perayaan ulang tahun pelanggan.

"Sesuai keterangan saksi tersebut bahwa peristiwa kebakaran yang diduga daribalon Helium terkena api lilin dan terbakar," ujarnya, Senin (31/8/2026).

Adi menjelaskan, saat itu terdapat tamu yang menggelar acara ulang tahun di area pergola restoran. Tamu tersebut membawa dan memasang dekorasi berupa balon helium.

"Sebelumnya, terdapat tamu yang sedang melaksanakan acara ulang tahun di area pergola restoran, dengan dekorasi berupa balon helium yang dibawa dan dipasang oleh tamu tersebut," katanya.

Beberapa saat kemudian terdengar suara letupan dari arah meja makan. Security restoran kemudian mengecek sumber suara dan melihat api telah menyala serta mengenai hiasan dan plafon pergola berbahan alang-alang.

Security dan sejumlah staf sempat berupaya memadamkan api menggunakan APAR. Namun, api cepat membesar dan menjalar karena material pergola mudah terbakar.

"Namun, dikarenakan material pada plafon/pergola yang terbuat dari alang-alang mudah terbakar, api dengan cepat membesar dan menjalar ke bagian lainnya sehingga akhirnya melalap sebagian besar bangunan Restoran Gado-Gado," lanjut Adi.

Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, terdiri atas delapan unit PMK besar dan dua unit PMK kecil.

"Adapun yang terbakar sebagai berikut: 1 buah bangunan Chez Gado - Gado Restaurant beserta isinya, 4 unit sepeda motor, Yamaha Nmax 3 buah," imbuhnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Namun, seluruh isi bangunan dilaporkan ludes terbakar dan menimbulkan kerugian material.

Kondisi Terkini

Pantauan detikBali di lokasi, Senin (31/8/2026), sebagian besar area restoran hangus terbakar. Bagian dapur di belakang bangunan masih tersisa karena memiliki atap beton yang tidak mudah terbakar.

Bau sisa kebakaran masih menyengat di sekitar lokasi. Sejumlah tukang juga terlihat memperbaiki kabel WiFi yang putus akibat terbakar.

Meski restoran rusak parah, aktivitas di sekitar lokasi telah kembali normal. Hotel Grand Seminyak yang berada di depan lokasi dan outlet gelato Dolmaro juga kembali beraktivitas seperti biasa.

Setelah api berhasil dipadamkan, Ketut kembali ke lokasi untuk mengecek kondisi outlet tempatnya bekerja.

"Habis selesai ini, balik lagi sini. Tapi langsung udah close, udah tutup sih," tutupnya.

Saat ini Polsek Kuta dan Puslabfor Polda Bali masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads