Banyak Nyamuk Bermunculan Saat Kemarau, Begini Penjelasannya

Fahri Zulfikar - detikBali
Senin, 31 Agu 2026 05:30 WIB
Ilustrasi nyamuk. (Foto: thinkstock)
Denpasar -

Sejumlah warga mengeluhkan banyaknya nyamuk yang bermunculan meski saat musim kemarau. Ternyata, kemunculan nyamuk yang banyak saat musim kemarau dan suhu udara sedang hangat adalah hal lumrah. Bagaimana penjelasannya?

Dilansir dari detikEdu, nyamuk pada dasarnya lebih aktif dan berkembang biak saat musim hujan. Terlebih jika banyak air atau genangan yang bisa dijadikan tempat bertelur.

Namun, suhu yang menghangat saat kemarau juga memicu nyamuk keluar dari persembunyian. Saat tidak ada genangan air, nyamuk akan mencari tempat bertelur, termasuk ke rumah-rumah. Itulah sebabnya banyak nyamuk yang justru muncul di rumah saat kemarau.

"Begitu cuaca menghangat, mereka terbang keluar dari area hibernasi mereka dan bertelur di mana pun mereka bisa," kata Rosalind Murray, asisten profesor dari Universitas Toronto Mississauga yang mempelajari serangga, dikutip dari UTM Toronto.

Murray menjelaskan telur nyamuk akan cepat menetas saat suhu semakin hangat. Perkembangan nyamuk menuju dewasa juga semakin cepat pada suhu hangat.

Misalkan, pada suhu 10 derajat, nyamuk-nyamuk dapat tumbuh dari telur hingga dewasa dalam waktu sekitar 40 hari. Sedangkan pada suhu di atas 25 derajat, hanya dibutuhkan empat hari bagi nyamuk untuk tumbuh hingga dewasa.



Simak Video "Video: Siap-siap! Puncak Kemarau Diprediksi pada Agustus dan Lebih Kering"


(iws/iws)
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

detikNetwork