Sebuah truk Colt diesel bernopol AG 8237 UT terguling di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali. Truk nahas tersebut terguling seusai disenggol oleh bus tak dikenal yang menyalip dari arah berlawanan.
"Benar telah terjadi kecelakaan tunggal yang terjadi di Jembatan Tukad Awen III KM 118-119, Banjar Klatakan, pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 06.00 Wita," ungkap Kapolsek Melaya, Kompol I Putu Suarnadi, saat dikonfirmasi detikBali, Kamis.
Insiden bermula saat truk yang dikemudikan oleh Senepi (44), warga Mojokerto, Jawa Timur, melaju dari arah timur (Denpasar) menuju barat (Gilimanuk). Setelah melewati jalan menikung ke kiri, tiba-tiba muncul sebuah bus dari arah berlawanan yang nekat masuk ke jalur kanan untuk mendahului kendaraan di depannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantaran jarak yang sudah sangat dekat, bus yang belum diketahui identitasnya tersebut kelabakan dan berusaha kembali ke jalurnya. Namun, bodi bus menyenggol bagian belakang truk.
"Akibat senggolan, truk muatan buku rongsokan itu hilang kendali hingga akhirnya terguling. Menurut keterangan saksi-saksi, bus yang tidak dikenal itu langsung pergi meninggalkan lokasi," papar Suarmadi.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tabrak lari ini. Sopir truk, Senepi, selamat dan hanya mengalami luka ringan berupa memar pada bagian badan. Adapun kerugian materi ditaksir mencapai Rp 5 juta, mencakup kerusakan pada kaca pintu sebelah kanan truk.
Petugas Polsek Melaya sempat memberlakukan sistem buka tutup jalur untuk mengamankan lokasi. Penutupan arus lalu lintas dari kedua arah kemudian dilakukan secara total pada pukul 10.30 Wita guna memperlancar proses evakuasi menggunakan truk derek.
"Saat ini, truk sudah berhasil ditarik ke bahu jalan yang aman. Muatan buku rongsokan yang sempat berhamburan juga telah dikemas ulang, dan arus lalu lintas di jalur lintas kabupaten tersebut kini telah kembali normal dan lancar," tandas Suarmadi.