detikBali

Rawan Longsor, Tebing di Perbatasan Klungkung-Gianyar Mulai Ditata

Terpopuler Koleksi Pilihan

Rawan Longsor, Tebing di Perbatasan Klungkung-Gianyar Mulai Ditata


Fatih Kudus Jaelani - detikBali

Penataan tebing rawan longsor di perbatasan Klungkung-Gianyar, Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali, Minggu (23/8/2026). (Foto:Fatih Kudus Jaelani/detikBali)
Penataan tebing rawan longsor di perbatasan Klungkung-Gianyar, Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali, Minggu (23/8/2026). (Foto: Fatih Kudus Jaelani/detikBali)
Klungkung -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung mulai melakukan penataan fisik pada tebing rawan longsor di Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali. Langkah darurat ini berdasarkan rekomendasi pemetaan wilayah rawan bencana oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung.

Kepala Pelaksana BPBD Klungkung I Putu Widiada mengungkapkan lokasi tersebut masuk dalam peta kerawanan tinggi. Menurutnya, Bupati Klungkung memprioritaskan penataan fisik tebing demi keselamatan warga yang tinggal di kawasan perbatasan Klungkung dengan Kabupaten Gianyar tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada empat KK (kepala keluarga) yang terancam terdampak longsor. Sehingga di tengah keterbatasan anggaran, ini menjadi prioritas Bupati," terang Widiada kepada detikBali, Minggu (23/8/2026).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Klungkung I Made Jati Laksana menjelaskan teknis pelaksanaan proyek yang dirancang untuk mengamankan lereng dan pengguna jalan di bawahnya. Pengerjaan fisik telah dilaksanakan oleh CV Sari Nusa Raharja dengan nilai kontrak fisik sebesar Rp 5,4 miliar lebih.

ADVERTISEMENT

Proyek penataan tebing itu memakan waktu pelaksanaan selama 155 hari kalender terhitung sejak 14 Juli 2026. Pekerjaan diawali dengan proses pengeboran untuk titik fondasi, perakitan dan pemasangan besi penahan tebing, serta pemasangan batu kali di bagian lereng tebing untuk memperkokoh struktur penahan tanah agar tidak terkikis longsor saat curah hujan tinggi.

"Kami mengimbau masyarakat pengendara yang melintas di jalur perbatasan Klungkung-Gianyar ini agar senantiasa waspada dan berhati-hati, mematuhi panduan petugas di lapangan demi keselamatan bersama selama proses pengerjaan berlangsung," kata Jati Laksana.



(iws/iws)









Hide Ads