detikBali

Pengusaha Tahu di Gilimanuk Tepergok Buang Limbah ke Hutan Bakau TNBB

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pengusaha Tahu di Gilimanuk Tepergok Buang Limbah ke Hutan Bakau TNBB


I Putu Adi Budiastrawan - detikBali

Mediasiterkait pengusaha tahu yang membuang limbah cair ke kawasan hutan bakau Taman Nasional Bali Barat (TNBB), Jembrana, Bali, Jumat (21/8/2026). (Foto: Dok. Kelurahan Gilimanuk)
Mediasi terkait pengusaha tahu yang membuang limbah cair ke kawasan hutan bakau Taman Nasional Bali Barat (TNBB), Jembrana, Bali, Jumat (21/8/2026). (Foto: Dok. Kelurahan Gilimanuk)
Jembrana -

Seorang pengusaha pabrik tahu berinisial TMN bersama karyawannya diamankan petugas Kelurahan Gilimanuk, Jembrana, Bali. Mereka tertangkap basah membuang limbah pengolahan tahu ke kawasan hutan bakau di Taman Nasional Bali Barat (TNBB).

"Pelaku tertangkap basah pas kami keliling. Kemudian kami amankan. Sebelumnya juga ada informasi terkait polusi bau limbah dari usaha tahu ini," ungkap Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma Kusuma, saat dikonfirmasi detikBali, Jumat (21/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petugas lantas menggiring para pelaku ke kantor Resor TNBB Karangsewu. Tony menegaskan tindakan pengusaha tersebut melanggar Perda Nomor 8 Tahun 2013 tentang Pengolahan Sampah. Menurutnya, pelanggar Perda tersebut dapat dihukum kurungan hingga tiga bulan atau denda Rp 500 ribu.

"Pemilik pabrik tahu menyatakan memang benar membuang limbah cair hasil pengolahan ke kawasan TNBB Gilimanuk. Namun, kali ini kami mediasi," papar Tony.

ADVERTISEMENT

Saat mediasi, Kasi Wilayah I TNBB memberikan arahan agar pengusaha tahu tersebut tidak mengulangi perbuatannya. TNBB dan kelurahan juga memberikan batas waktu 7 hari kepada pemilik usaha untuk membuat instalasi pengolahan air limbah (IPAL) mandiri serta teba modern untuk limbah organik.

Tony mengatakan pemilik pabrik tahu tersebut telah menandatangani surat pernyataan yang disaksikan langsung oleh pihak Kelurahan Gilimanuk dan TNBB. "Kami mengimbau seluruh warga agar tidak lagi membuang limbah secara sembarangan yang dapat merusak lingkungan konservasi," pungkasnya.



(iws/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads