Mahasiswa Undip Asal Alor Curhat Harga Beras, Mentan Amran Langsung Datang

Heri Purnomo - detikBali
Minggu, 09 Agu 2026 08:40 WIB
Kepala Bapanas & Dirut BULOG Serahkan Bantuan Pangan di Alor. Foto: BULOG
Alor -

Video mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) asal Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Adriano Padama, yang menyampaikan keluhan soal harga beras kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman viral di media sosial. Ia menyebut harga beras di sejumlah wilayah Alor bisa melonjak hingga Rp 25.000-Rp 30.000 per kilogram (kg) ketika distribusi mengalami gangguan.

Dilansir detikFinance, menanggapi persoalan tersebut, Amran langsung melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Alor, Sabtu (8/8/2026). Amran memastikan stok beras yang berada di gudang-gudang Perum Bulog dalam kondisi aman.

Ia juga menyebut harga beras di Alor saat ini telah berada di level Rp 13.000 per kg, atau setara dengan harga di Jakarta.

"Kami batalkan acara rapat pimpinan di Jakarta. Kami langsung terbang dari Jakarta, dari Jawa Tengah, langsung ke Alor. Kami sudah lihat, semua permintaan kami penuhi. Di bawah naungan Kementerian Pertanian. Beras sudah aman, ada di gudang-gudang sekarang. Harga itu Rp 13.000, sama dengan harga Jakarta. Kita sekarang tidak akan kesulitan beras," ujar Amran.

Amran juga meminta Perum Bulog menggelar operasi pasar apabila masyarakat membutuhkan tambahan pasokan beras. Untuk wilayah NTT, pemerintah menyiapkan kuota bantuan pangan mencapai 1.200 ton.

"Bulog operasi pasar. Tidak ada batasan. Kalau ada yang mau beli beras, kita keluarkan. Lakukan pasar di mana dibutuhkan. Pasar murah," imbuhnya.

Alor Jadi Daerah Pertama Terima Bantuan Beras 30 Kg

Dalam kunjungannya, Amran juga menyerahkan bantuan pangan tahap II kepada masyarakat Alor. Kabupaten Alor menjadi daerah pertama yang menerima bantuan beras untuk tiga bulan sekaligus, yakni Juli, Agustus, dan September 2026.

Total bantuan yang diterima setiap penerima mencapai 30 kg atau 10 kg beras per bulan. Di Kabupaten Alor, penerima bantuan tercatat sebanyak 37.338 orang. Bantuan secara simbolis dilakukan oleh Menteri Amran bersama Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani.

Amran menyampaikan bahwa penyaluran ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan bantuan pangan menjangkau masyarakat hingga tingkat desa. Ia mengatakan bantuan ini akan menyasar kepada lebih dari 33 juta penerima manfaat.

"Bantuan dari bapak Presiden Republik Indonesia diperuntukkan untuk 33 juta seluruh Indonesia dan di sini (Alor) yang pertama," ujar Amran.

"Kenapa? Kemarin ada mahasiswa dari Alor. Kami sementara pidato di Undip, Semarang, Jawa Tengah, tiba-tiba berteriak menyuarakan aspirasi rakyat, masyarakat Alor. Jadi kami, langsung dari Jawa Tengah, batalkan semua rapat di Jakarta, rapat pimpinan.

Jauh lebih penting saudara kita yang ada di Alor, masyarakat yang jauh dari Kota Jakarta daripada rapat," sambung Amran.

Simak Video "Keindahan Air Terjun Mataru yang Menakjubkan di Nusa Tenggara Timur"


(nor/nor)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB