Daftar Isi
Bagi sebagian orang, nyeri sering kali dianggap sebagai keluhan yang akan membaik dengan sendirinya. Padahal, dalam beberapa kasus, rasa sakit pada bagian tubuh tertentu bisa menandakan adanya kondisi medis serius yang membutuhkan penanganan segera.
Jangan abaikan nyeri yang muncul karena gejalanya bisa bervariasi pada setiap orang. Simak lima jenis nyeri menurut dokter yang sebaiknya tidak diabaikan seperti dilansir dari detikHealth berikut ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Nyeri Punggung Atas Terasa Seperti Robekan
Nyeri punggung merupakan keluhan yang umum dan bisa dipicu oleh berbagai hal. Misalkan posisi tidur yang kurang tepat, teknik olahraga yang salah, atau duduk terlalu lama di kursi yang tidak menopang tubuh dengan baik.
Spesialis kedokteran darurat di Ohio State University Wexner Medical Center, Dr Mark Conroy, menekankan bahwa ada jenis nyeri punggung tertentu yang tidak boleh diabaikan. Apabila nyeri di punggung bagian atas atau belakang dada terasa seperti ada sensasi robekan, sebaiknya segera mencari pertolongan medis.
"Sensasi robekan itu bisa menandakan masalah pada pembuluh darah besar utama di tubuh Anda, yang disebut aorta," kata Conroy.
2. Nyeri Perut Bagian Bawah
Menurut Conroy, nyeri perut adalah salah satu keluhan yang membuat setiap dokter UGD sedikit gugup karena ada begitu banyak kemungkinan penyebabnya. Sebab, bisa jadi kondisi tersebut menunjukkan seseorang mengalami batu ginjal.
"Jika Anda mengalami sakit perut, atau yang kita sebut nyeri pinggang, semacam nyeri di bagian kanan atau kiri punggung bawah atau perut bagian bawah, maka itu tentu bisa menjadi pertanda hal-hal seperti batu ginjal, atau jika Anda mengalami demam, itu bisa jadi infeksi ginjal," kata Conry.
Conry menambahkan, jika nyeri pinggang disertai mual dan muntah, hal itu juga bisa mengindikasikan radang usus buntu. Pada intinya, memeriksakan diri ke dokter jika mengalami masalah yang mengkhawatirkan adalah langkah terbaik.
"Mungkin Anda akan mendapatkan evaluasi singkat, beberapa jenis pemeriksaan laboratorium atau tes skrining, dan mudah-mudahan, kepastian bahwa skenario terburuk bukanlah yang terjadi," imbuh Conroy.
3. Nyeri Mendadak yang Tak Kunjung Hilang
Menurut profesor kedokteran darurat di Fakultas Kedokteran Universitas Pittsburgh, Dr Michael Turturro, menjelaskan rasa sakit yang muncul tiba-tiba, terasa parah, dan tak kunjung hilang tidak boleh diabaikan. Rasa sakit ini bisa terjadi di bagian tubuh mana pun.
Tenaga medis perlu mengevaluasi rasa sakit tersebut untuk menentukan apakah penyebabnya serius atau tidak. "Kami lebih suka orang-orang lebih berhati-hati," kata Turturro, dikutip dari laman HuffPost.
"Jika kondisi itu mengkhawatirkan dan membuat Anda gelisah, terutama jika itu adalah rasa sakit yang belum pernah Anda alami sebelumnya, itu adalah sesuatu yang benar-benar harus Anda pertimbangkan untuk segera mendapatkan perawatan medis," tambahnya.
4. Nyeri Dada
Nyeri dada sering kali dikaitkan dengan serangan jantung. Sehingga, keluhan ini penting untuk ditanggapi dengan serius.
"Jika seseorang mengalami nyeri dada yang tiba-tiba, sesuatu yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya, atau mereka pernah mengalaminya sebelumnya dan telah diberi tahu bahwa mereka memiliki masalah jantung, mereka harus diperiksa sesegera mungkin," kata Conroy.
Sementara menurut Turturro, nyeri dada sangat mengkhawatirkan pada orang lanjut usia (lansia) dan mereka yang memiliki faktor risiko penyakit jantung, seperti hipertensi dan kolesterol tinggi.
Selain serangan jantung, nyeri dada yang tajam juga bisa menandakan masalah serius lainnya, seperti penggumpalan darah di paru-paru atau robekan pembuluh darah utama di dada. Namun, nyeri dada juga tidak selalu menandakan kondisi yang serius.
"Nyeri dada juga bisa disebabkan oleh hal-hal yang sangat ringan, seperti heartburn," tambah Turturro.
5. Nyeri Disertai Kemerahan pada Betis
Menurut Conroy, nyeri pada kaki bagian bawah, terutama di area betis, perlu diwaspadai jika disertai pembengkakan atau kemerahan.
"Saya selalu khawatir mereka mungkin memiliki gejala yang mengkhawatirkan terkait pembekuan darah, atau yang kita sebut DVT (deep vein thrombosis), trombosis vena dalam," kata Conroy.
Ia menjelaskan, kondisi ini memerlukan penanganan medis sesegera mungkin, terlebih jika seseorang baru menjalani operasi, terlalu lama berbaring di tempat tidur, atau baru saja melakukan perjalanan jauh dengan pesawat.
Artikel ini telah tayang di detikHealth. Baca selengkapnya di sini!