Gubernur Bali Wayan Koster dijanjikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) proyek jalan tol Gilimanuk-Mengwi akan mulai proses tender bulan Desember.
"Waktu rapat kerja di DPR di Komisi IV hal ini disampaikan dan Ibu Wakil Menteri PU menyampaikan program ini jalan terus hanya melakukan evaluasi trase dan direncanakan akhir tahun ini sudah proses tender," kata Koster di Kantor Gubernur Bali, Senin (20/7/2026).
Koster juga sempat menanyakan perkembangan proyek tersebut ke Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono saat rakor Pembangunan Wilayah Bali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Dirjen Bina Marga Kementerian PU, Roy Rizali Anwar menambahkan pada periode 2025-2029 direncanakan akan fokus pada sektor 4B, Soka, dan Soka-Mengwi sepanjang 35,52 kilometer.
"Ditargetkan selesai pada Triwulan III 2028 kemudian dilanjutkan dengan dokumen pengadaan tanah serta ada induk Amdal dan Andalalin," jelasnya.
Roy menuturkan kecepatan pengerjaan bergantung pada penyelesaian dokumen kriteria dan diharapkan sesegera mungkin bisa lanjut ke proses pengadaan.
Sebagai informasi, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bakal memangkas panjang proyek Tol Gilimanuk-Mengwi di Bali. Ruas yang semula direncanakan membentang sekitar 96 kilometer (km) dari Gilimanuk hingga Mengwi akan dipangkas menjadi sekitar 42 km.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU Ni Komang Rasminiati mengatakan, pemerintah telah meninjau kembali studi kelayakan proyek tersebut. Proyek tol terpanjang di Bali itu sebelumnya dilaporkan kurang dilirik investor.
"Karena yang awal itu lingkup proyeknya kan dari Gilimanuk sampai Mengwi kurang lebih 90 kilometer, nah ini nanti akan dilakukan re-scooping merubah targetnya mungkin arahnya nanti hanya dari Pekutatan sampai dengan Mengwi, Pekutatan Soka-Mengwi sekitar kurang lebih 42 km," ujarnya dalam media briefing di Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026).