detikBali

SD Negeri Sepi Murid, Menteri Mu'ti: Akan Dibahas Bersama Kemendagri

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

SD Negeri Sepi Murid, Menteri Mu'ti: Akan Dibahas Bersama Kemendagri


Cicin Yulianti - detikBali

Mendikdasmen Abdul Muti dalam Peluncuran Pelatihan Mandiri Pembelajaran Mendalam dan Koding Kecerdasan Artifisial di RGTK di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan DKI Jakarta, Jakarta Selatan, Kamis (9/7).
Mendikdasmen Abdul Mu'ti. Foto: Nikita Rosa/detikedu
Denpasar -

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti buka suara terkait fenomena sejumlah sekolah dasar (SD) negeri yang hanya menerima sedikit peserta didik baru pada tahun ajaran 2026/2027.

Dilansir detikEdu, menurut Mu'ti, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah memetakan kondisi sekolah-sekolah dengan jumlah peserta didik yang minim melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Hasil pemetaan tersebut akan menjadi dasar penyusunan kebijakan bersama kementerian terkait.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Soal sedikitnya siswa di beberapa SD negeri, ini memang menjadi perhatian kami lintas kementerian. Kami sudah ada pendataan berdasarkan Dapodik, sekolah-sekolah yang muridnya di bawah 100, di bawah 60 orang," ujar Mu'ti di Gedung A Kemendikdasmen, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2026).

Kemendikdasmen Koordinasi dengan Kemendagri

ADVERTISEMENT

Mu'ti menegaskan, penanganan sekolah sepi peminat tersebut tidak dapat dilakukan oleh Kemendikdasmen sendiri. Karena itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk merumuskan langkah yang tepat.

Mu'ti menyebut dalam waktu dekat ini akan mengupayakan menggelar rapat bersama Kemendagri. Menurutnya, perlu rancangan kebijakan untuk sekolah-sekolah semacam ini.

"Kami sudah sampaikan ke Kementerian Dalam Negeri. Nanti kita akan rapat bersama dengan Pak Mendagri untuk membicarakan arah kebijakan ke depan untuk sekolah-sekolah yang muridnya sangat sedikit," jelasnya.

Akan Buat Kebijakan Bersama

Adapun salah satu rencana solusi bagi sekolah yang sepi peminat ini menurut Mu'ti tidak bisa diputuskan oleh Kemendikdasmen saja. Pihaknya harus membahas bersama dengan Kemendagri.

"Kebijakan ini akan kita buat bersama-sama (dengan pemerintah daerah dan Kemendagri) supaya tidak menimbulkan masalah di masyarakat," kata Mu'ti.

Baca selengkapnya di detikEdu



(nor/nor)










Hide Ads
LIVE