Untuk calon murid dan orang tua yang sedang mencari sekolah menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, sekolah inklusi dapat menjadi salah satu pilihan yang patut dipertimbangkan. Terlebih jika kamu mencari sekolah inklusi di Bali.
Sekolah jenis ini memberikan kesempatan belajar bagi seluruh anak, termasuk penyandang disabilitas, dalam lingkungan pendidikan yang sama dengan peserta didik lainnya. Pendidikan yang inklusif merupakan bagian dari upaya mewujudkan amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Melalui sistem ini, setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan yang layak, berkualitas, dan mudah diakses.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini, peserta didik penyandang disabilitas umumnya bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB). Namun, keberadaan SLB tidak selalu tersedia di setiap kecamatan atau wilayah, sehingga akses pendidikan bagi sebagian anak berkebutuhan khusus masih menjadi tantangan.
Demi bisa menjangkau semua kalangan, termasuk murid disabilitas, maka dibentuklah sekolah berbasis inklusi. Lantas, apa yang dimaksud dengan sekolah inklusi dan di mana saja sekolah inklusi di Bali? Simak yuk penjelasannya berikut ini yang dirangkum dari berbagai sumber.
Pendidikan Bagi Semua
Pendidikan khusus dan bermutu di semua jenjang telah diatur dalam UU No 20 Tahun 2003 dan UU No 8 Tahun 2016. Atas dasar tersebut, pemerintah juga mengadakan sekolah inklusi.
Konsep sekolah inklusi berbeda dengan Sekolah Luar Biasa (SLB). Sekolah inklusi mengadakan kegiatan sekolah yang membaurkan antara siswa disabilitas dengan nondisabilitas.
Sekolah inklusi biasanya diadakan oleh sekolah reguler. Sekolah tersebut biasanya mempersiapkan pendamping dan fasilitas untuk siswa disabilitas.
Guru yang mengajar pun bukan berlatar pendidikan luar biasa. Maka terdapat kesulitan untuk mengajar, karena perlu perhatian khusus terhadap siswa disabilitas.
Adanya sekolah inklusi ini amat mulia karena memberikan kesempatan bagi siswa disabilitas untuk merasakan pendidikan yang lebih merata. Sekolah inklusi juga membuat siswa disabilitas bisa melakukan sosialisasi dengan rekan sebaya mereka.
Hal ini membuat rasa empati siswa menjadi lebih terasah. Sayangnya masih ada stigma terhadap sekolah inklusi.
Stigma Sekolah Inklusi
Terkadang, siswa disabilitas masih dipandang sebelah mata. Hal ini membuat wali murid terkadang cenderung menghindari sekolah inklusi. Anggapan tersebut tentu saja menjadi tantangan yang perlu diperhatikan.
Kerjasama antara pemerintah, sekolah, dan warga sekolah menjadi kunci penting suksesnya keberadaan sekolah inklusi. Dengan hilangnya stigma kurang mengenakkan terhadap sekolah inklusi akan membuat tujuan utama, yakni akses pendidikan merata dan berkualitas akan lebih mungkin dicapai.
Daftar Sekolah Inklusi di Bali
Provinsi Bali turut menjadi wilayah yang mengadakan sekolah inklusi sejak 2014. Berikut beberapa sekolah inklusi yang dapat menjadi referensi bagi calon murid dan orang tua di Bali:
SD Anak Emas Denpasar
Jl. Buana Raya No.99X, Padangsambian, Denpasar, Bali
Telepon: (0361) 8448092
Instagram: instagram.com/sdanakemas
SMP PGRI 6 Denpasar
Jl. Kapten Japa Gg. Taman Sari No. 2 Denpasar
Telepon : (0361) 245262 / 08123811862, 085333678209
SDN 2 Bengkala
Bengkala, Kubutambahan, Buleleng Regency, Bali
SDN 6 Dauh Puri
Jl. Diponegoro No. 167 A Dauh Puri Klod, Denpasar, Bali
Telepon: (0361) 246321
SDN 13 Jimbaran
Jl. Danau Tamblingan No. 11 (Taman Geriya), Denpasar, Bali
Telepon: (0366) 23675
SDN 2 Semarapura Tengah
Jl. Dewi Sartika No. 3, Semarapura Tengah, Klungkung, Bali
Daftar sekolah di atas dapat menjadi referensi awal bagi orang tua yang sedang mencari sekolah inklusi di Bali menjelang pelaksanaan SPMB 2026. Jika ada rekomendasi lain, tambahkan di kolom komentar ya detikers.